Ketika kerja jantung terganggu, organ tubuh di sekitarnya akan ikut terkena dampaknya. Bukan hanya sekadar rasa sakit di sekitar jantung saja, serangan jantung juga bisa menyebabkan rahang sakit. Mengapa demikian?

Saraf yang ada di bagian dada dan jantung ternyata dapat menimbulkan rasa nyeri ke bagian leher dan rahang. Saat saraf jantung terganggu, maka saraf-saraf ini akan memicu nyeri yang menjalar dari dada ke bagian leher dan rahang.

Rahang sakit sebagai ciri-ciri serangan jantung biasanya terasa pada rahang kiri bawah. Namun, tingkat keparahannya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang mengalami rahang sakit parah, ada juga yang hanya merasakan sensasi tidak nyaman pada rahang. Namun, gejala ini lebih sering dialami oleh wanita dibanding pria.

Jika Anda mengalami salah satu gejala tersebut, segera hubungi dokter atau Unit Gawat Darurat (UGD) dari rumah sakit terdekat, agar Anda bisa dijemput menggunakan ambulans atau mendapatkan pertolongan pertama pada serangan jantung.

Anda juga bisa meminta anggota keluarga Anda untuk mengantarkan ke rumah sakit. Hal yang terpenting adalah jangan pergi ke rumah sakit sendirian. Sekalipun Anda sedang berada di rumah sendiri, tetap saja pergi ke rumah sakit sendirian juga bukan tindakan yang tepat. Lebih baik cari tahu cara pertolongan pertama kepada diri sendiri saat mengalami serangan jantung agar lebih siap menghadapi situasi.

Setelah berada di rumah sakit, Anda akan mendapatkan penanganan serangan jantung dari dokter atau ahli medis profesional. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda benar-benar mengalami serangan jantung. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk mengonsumsi obat serangan jantung untuk meredakan gejala yang dialami.

Oleh karena itu, agar tidak terkena serangan jantung, Anda bisa melakukan berbagai pencegahan terhadap serangan jantung. Salah satu cara mencegah serangan jantung adalah dengan menerapkan gaya hidup dan pola makan sehat.