Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven T. Mnuchin menyepakati pembentukan kerja sama di bidang pembiayaan infrastruktur. Kesepakatan itu tertuang dalam Memorandum Saling Pengertian (MSP) The Cooperation Framework to Strengthen Infrastructure Finance and Market Building.

"Inisiatif kerja sama ini sangat relevan untuk menjawab permasalahan kebutuhan permodalan dalam rangka pembangunan infrastruktur di Indonesia," tulis Kemenkeu dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, (18/9).

Dalam keterangannya, Kemenkeu menyebut kerja sama ini merupakan upaya kedua pihak untuk mendorong partisipasi swasta dalam mendukung proyek infrastruktur. Selain itu, untuk memfasilitasi pembangunan pasar keuangan bagi pembiayaan infrastruktur.

Kemenkeu dikutip tempo.co mengatakan kerja sama ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), terutama untuk mendorong partisipasi swasta dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur. Di dalamnya, masih terdapat ruang yang luas bagi swasta untuk berinvestasi di proyek-proyek infrastruktur nasional.

Kesepakatan antara Sri Mulyani dan Mnuchin juga diumumkan oleh Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia di hari yang sama. "Pembangunan infrastruktur sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pemulihan jangka panjang dari dampak Covid-19," kata Mnuchin dalam keterangan resmi Kedutaan Besar Amerika.

Menurut Mnuchin, kerangka kerja ini mendukung pertumbuhan ekonomi dan tujuan bersama Amerika dan Indonesia dalam upaya menjawab kebutuhan infrastruktur. "Melalui investasi berorientasi pasar sektor swasta," ujarnya.