Diet keto dikenal sebagai pola makan atau diet yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan karbohidrat secara drastis dan memperbanyak asupan lemak.

Bagi Anda yang memiliki atau berisiko mengalami masalah jantung, atau pada dasarnya peduli dengan kesehatan jantung, mungkin dapat mencoba diet keto asalkan berada di bawah pengawasan dokter yang paham mengenai diet ini. Idealnya, Anda juga menerima bimbingan dari ahli gizi.

Seperti yang dilansir di Everydayhealth, menurut Audrey Fleck, seorang ahli nutrisi dari Pennsylvania, masalah utama pada jantung adalah peradangan karena dapat merusak arteri. Seringkali, penyebab peradangan adalah meningkatnya gula darah.

Fleck menambahkan, diet keto dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan fungsi insulin, dan bersifat antiradang. Sebagai informasi tambahan, insulin membantu tubuh mengatur kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, diet keto dapat membantu mencegah terjadinya peradangan sehingga bermanfaat untuk jantung.

Namun, pemilihan makanan tertentu berpengaruh pada manfaat dari diet kato. Pada studi yang diterbitkan pada 2010 menyatakan bahwa wanita dan pria yang menerapkan pola makan rendah karbo, tapi bergantung pada sumber makanan hewani, memiliki risiko kematian 43% lebih tinggi dibandingkan orang yang bergantung pada sumber makanan nabati. Contohnya alpukat dan kacang-kacangan untuk mendapat asupan protein dan lemak.

Orang yang menerapkan diet keto tapi mengandalkan sayuran sebagai sumber lemak dan protein memiliki risiko kematian di usia muda dan penyakit jantung yang lebih rendah, masing-masing sebesar 20 dan 23 persen.

Jika mengidap penyakit jantung, Anda perlu selalu berkonsultasi dengan ahli atau dokter jantung untuk mendapat gaya hidup terbaik. Apabila berbicara masalah pola makan, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda diet mediterania dan bukan diet keto.

Secara singkat, diet mediterranean mengharuskan Anda mengonsumsi makanan sehat, mengonsumsi protein dan lemak secukupnya, serta menghindari pemanis buatan dan makanan olahan.

Berdasarkan dari sebuah studi yang diterbitkan European Heart Journal, para peneliti memutuskan bahwa menambahkan makanan sehat, termasuk sumber karbohidrat yang dilarang saat diet keto, merupakan salah satu faktor penting untuk mencegah komplikasi dari masalah jantung.