Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang dengan cepat menggandeng KPK dalam mengawal dana program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). 

Pengawasan KPK mutlak diperlukan dalam konteks pencegahan pelanggaran serta menjaga anggaran agar realisasinya tepat sasaran. “Sistem pengawasan dengan melibatkan KPK saya kira perlu, itu bagus dalam konteks pencegahan, hanya saja, saya kira dorongan itu harus bisa diwujudkan secara sistemik,” ujar Roy, Kamis (16/7/2020).

Menurut Roy, dana PEN itu penting untuk disalurkan kepada BUMN-BUMN yang bersentuhan langsung dengan upaya memperkuat pemulihan dan ketahanan ekonomi nasional.

“Ekonomi produktif itu penting, juga diarahkan melihat BUMN-BUMN yang sehat secara keuangan jangan sampai diarahkan kepada BUMN yang sebenarnya tidak sehat,” terangnya.

Selain itu, Roy berharap adanya keterbukaan serta pembenahan sistem di dalam manajemen BUMN, terutama untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan (conflict of interest).

“Conflict of interest itu yang antara lain mulai dari pengadaan barang dan jasa di BUMN, kemudian penempatan pejabat-pejabat di BUMN, dan juga keterbukaan laporan keuangan, nah ini kan penting,” imbuhnya.

Roy berharap dengan pelibatan KPK maka dana PEN benar-benar terbuka dan tepat sasaran.

“Kehawatiran-kehawatiran publik tentang pengelolaan PEN jatuhnya ke BUMN yang tidak kompeten, BUMN yang tidak sehat dalam tata kelola keuangan itu bisa tidak terjadi lagi, sehingga anggaran atau uang rakyat yang dikelola BUMN ini harusnya bisa ke depan lebih prodiktf tidak ada kolusi dan juga bisa berdampak pada memperkuat perekonomian.” Tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Erick menyambangi KPK untuk meminta lembaga antirasuah ikut mengawal program terkait skema pembiayaan penanganan Covid-19.

Staf khusus BUMN Arya Sinulingga mengatakan pendampingan dari KPK ini ditujukan agar dana-dana yang dikucurkan oleh pemerintah kepada BUMN ini dapat dikelola dan disalurkan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"KPK juga menyambut gembira dan sangat bagus pertemuan itu, sangat baik sambutan dari KPK dimana kita berinisiatif minta pendampingan dari KPK," ujar Arya.