Pertamina menggandeng Perusahaan Galangan BUMN - Klaster Industri Manufacture untuk mempercepat peningkatan produktifitas dan efektifitas kinerja kapal. Perjanjian kerja sama itu diselenggarakan di Ruang Executive Lounge, Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan Perjanjian Potensi Kerja Sama (PPKS) memiliki tujuan dan cita-cita yang ingin diraih bersama, yaitu meningkatan produktifitas dan efektifitas kinerja kapal melalui ketepatan dan percepatan pembangunan, penanganan pemeliharaan, perbaikan dan penggantian komponen kapal serta fasilitas pendukung lainnya. 

“Pertamina mengemban amanat penting dari Pemerintah untuk menyalurkan energi hingga ke pelosok wilayah Indonesia secara tepat waktu, karena itu kami memprioritaskan kinerja dan produktifitas kapal-kapal untuk melayani masyarakat Indonesia,” katanya. 

Pertamina menandatangani PPKS yang diketuai oleh PT Barata Indonesia (Persero) selaku Ketua Klaster Industri Manufaktur, dan di dalamnya terdapat beberapa perusahaan yaitu PT Dok & Perkapalan Surabaya (Persero), PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero), dan PT Industri Kapal Indonesia (Persero). 

“Kerja sama yang langsung dikerjakan yakni mengenai perawatan kapal dan perbaikan. Pertamina bekerja sama dengan tiga perusahaan tersebut, jika ada kapal yang bisa segera diperbaiki di tempat terdekat. Misalnya, ada kapal rusak di Surabaya, jadi tidak perlu ke Makassar untuk memperbaiki cukup di Surabaya saja,” katanya dalam konfrensi pers.  

Adanya kerja sama itu Pertamina mendukung peningkatan penggunaan produksi dalam negeri melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), percepatan peningkatan kemampuan sumber daya manusia nasional yang profesional serta optimalisasi aset dan sumber daya dari kedua belah pihak yang berhubungan. 

Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero), selaku Ketua Tim Kerja Percepatan Pengembangan Industri Manufaktur Fajar Harry Sampurno mengatakan, pihaknya akan mendukung langkah tersebut.

“Kami sudah melakukan komitmen perjanjian tersebut jadi kami sudah siap mendukung langkah Pertamina. Setiap ada kapal Pertamina dari Sabang sampai Sorong akan dilakukan perawatan berkala, baik itu pemeliharaan ataupun perbaikan,” tutupnya.