SISTEM Online Single Submission (OSS) kini menghasilkan 130.000 izin usaha dan 58.000 izin komersial, padahal pemerintah baru mengoperasikannya sejak 9 Juli 2018.

Selama berjalan ditemukan sejumlah kendala. “Kami mengindentifikasi adanya empat tantangan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Bambang Adi Winarso pada acara sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) OSS “Izin Usaha Kini Lebih Mudah”, di Semarang, Sabtu (23/11).

Di antaranya adalah kapasitas server, data kementerian/lembaga (K/L) yang belum lengkap dengan standar tertentu, koneksi sistem OSS dengan K/L dan daerah, sekaligus penyelesaian NSPK yang mendukung OSS dari K/L terkait.

Untuk mempercepat langkah pemerintah mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pun mengintensifkan dialog dan diskusi dengan para stakeholder dengan mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis OSS “Izin Usaha Kini Lebih Mudah”.

Stakeholder yang diundang berasal dari pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha. Acara ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk konsisten mengatasi tantangan di atas dengan memberikan informasi dan berdiskusi yang menyeluruh terkait manfaat dan tantangan dari sistem OSS.

Dalam acara talkshow, narasumber yang hadir adalah Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Bambang Adi Winarso, Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo Heru Prasetyo , dan pelaku usaha Lulu Munawwaroh, yang dipandu oleh moderator Kamaratih Purnama Kusuma.

Ketiga narasumber yang merepresentasikan perwakilan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha duduk bersama menceritakan tantangan dan manfaat sistem OSS dari sudut pandang mereka, serta bagaimana pengalaman yang mereka rasakan. Adapun, setelah talkshow berakhir, acara dilanjutkan dengan coaching clinic yang untuk DPMPTSP dan pelaku usaha.

Selain mengadakan sosialisasi dan bimtek, pemerintah secara paralel mengoptimalkan sistem OSS melalui beberapa upaya. Di antaranya adalah meningkatkan kapasitas Sistem OSS dengan peningkatan bandwitdh, kapasitas server, dan security.

Selain itu juga perlu memperbaiki fasilitas dan fitur Sistem OSS yang lebih user friendly dan melengkapi dengan data atau peta digital yang lebih lengkap, menyelesaikan dan menyempurnakan NSPK agar efektif dalam mendukung implementasi Sistem OSS, dan menetapkan Pedoman Teknis Pelaksanaan Sistem OSS.

Sebagai catatan hingga 21 November 2018, sistem OSS berhasil meningkatkan jumlah registrasi, aktivasi akun, penerbitan nomor induk berusaha (NIB), izin usaha, dan izin komersial sebagai berikut:

  • Jumlah akun yang melakukan registrasi mencapai 180.146 buah dengan rata-rata sebesar 1.325 buah per hari.
  • Jumlah akun yang melakukan aktivasi akun mencapai142.383 buah dengan rata-rata 1.047 buah per hari.
  • Jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) mencapai 120.342 buah dengan dengan rata-rata 885 buah per hari
  • Jumlah izin usaha mencapai 132.179 buah dengan rata-rata 974 buah per hari
  • Jumlah izin komersial/operasional mencapai 58.199 buah dengan rata-rata 447 buah per hari