Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi mencabut aturan terkait batas usia pesawat udara yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga. Pencabutan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 27/2020 tentang Pencabutan Permenhub No. 155/2016 tentang Batas Usia Pesawat Udara yang Digunakan untuk Kegiatan Angkutan Udara Niaga.

"Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 155 Tahun 2016 tentang Batas Usia Pesawat Udara yang Digunakan untuk Kegiatan Angkutan Udara Niaga [Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 93] dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," seperti ditulis dalam Pasal 1 Permenhub No. 27/2020,” dikutip, Jumat (10/7/2020).

Peraturan yang ditetapkan pada 13 Mei 2020 itu sekaligus menghilangkan batasan usia bagi pesawat yang digunakan untuk transportasi udara baik pesawat penumpang, kargo, maupun helikopter.

Sebelumnya, pada Permenhub No. 155/2016, diatur penggunaannya bahwa pesawat terbang kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 35 tahun. Sementara pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun.

Adapun pesawat terbang untuk angkutan udara khusus kargo (freighter) yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun dan helikopter yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun.

Permenhub lama juga mengatur batasan minimal usia pesawat ketika pertama kali digunakan di Indonesia. Pesawat terbang kategori transportasi angkutan udara penumpang yang didaftarkan dan dioperasikan untuk pertama kali di wilayah Indonesia, dibatasi usianya paling tinggi berusia 15 tahun. Sedangkan pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang paling tinggi berusia 20 tahun.

Kemudian, pesawat terbang kategori transportasi dan pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara khusus kargo (freighter) yang didaftarkan dan dioperasikan untuk pertama kali di Indonesia, paling tinggi berusia 30 tahun sementara helikopter paling tinggi berusia 20 tahun.

Dengan Permenhub baru saaat ini, maskapai diberikan relaksasi, yakni dapat menggunakan pesawat bekas berusia lebih tinggi dari batasan minimum yang sebelumnya telah ditetapkan.