MANTAN bos Nissan, Carlos Ghosn, membantah tuduhan pelanggaran keuangan. Media Jepang pada Minggu (25/11), melaporkan bahwa Ghosn mengklaim tidak berniat membuat laporan palsu.

“Taipan kelahiran Brazil, yang belum berbicara secara terbuka sejak dia ditangkap Senin lalu, mengatakan kepada jaksa bahwa dia tidak bermaksud untuk mengecilkan pendapatannya pada laporan keuangan,” tulis NHK.

Ghosn ditahan di pusat penahanan Tokyo. Pada Rabu, jaksa mengajukan memperpanjang masa penahanannya selama 10 hari tambahan untuk kebutuhan pemeriksaan.

Ghosn dipecat sebagai Nissan pada Kamis lalu. Ini kejatuhannya yang paling tragis, penangkapan dan pemecatan bos yang pernah dihormati ini telah mengejutkan dunia bisnis.

Tim kecil yang melibatkan anggota dewan Nissan melakukan penyelidikan internal secara rahasia tentang kemungkinan Ghosn melenyapkan bukt

Jaksa menuduh Ghosn dan mitra eksekutifnya Greg Kelly memanipulasi pendapatan sang mantan bos sekitar lima miliar yen ($ 44 juta).

Kelly juga membantah tuduhan itu, mengatakan gaji Ghosn dibayar dengan tepat, demikian laporan media Jepang.

Media lokal melaporkan pada Minggu, bahwa Nissan telah membentuk tim "rahasia" awal tahun ini untuk menyelidiki dugaan pelanggaran keuangan.

Kyodo News dalam laporan dengan mengutip nara sumber tanpa nama menyebutkan sebuah tim kecil yang melibatkan anggota dewan Nissan melakukan penyelidikan internal secara rahasia tentang kemungkinan Ghosn melenyapkan bukti.[]