Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan, Amerika Serikat (AS) akan meninggalkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 6 Juli 2021.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, pemerintah AS mengirimkan surat itu pada Senin (6/7/2020).

Dengan demikian, berdasarkan ketentuan pemberitahuan satu tahun, AS efektif mundur dari badan kesehatan dunia itu pada 6 Juli 2021.

Ketika bergabung dengan WHO, AS memutuskan bahwa setiap langkah pengunduran diri akan didahului dengan pemberitahuan selama satu tahun ditambah pembayaran penuh atas kewajiban-kewajiban keuangan.

WHO mengaku tengah memverifikasi persyaratan penarikan yang sudah diserahkan AS. "Guterres sedang dalam proses memverifikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia apakah semua persyaratan untuk penarikan seperti itu dipenuhi," tutur Dujarric

Diketahui, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan keputusan ini sebulan yang lalu, saat ia menuding WHO berpihak pada China, melindungi disinformasi Beijing dan gagal dalam membendung pandemi Corona atau COVID-19.

AS sudah lebih dari 70 tahun menjadi anggota. Sebelum penarikan diri dilakukan, AS harus membayar iuran WHO, di mana Washington berhutang lebih dari 200 juta dolar AS dalam bentuk kontribusi.

Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan hal ini adalah keputusan benar di waktu yang tepat. "WHO mengecewakan dunia... Pasti ada konsekuensinya," ujarnya.

Meski begitu, keputusan Trump ini bisa batal jika sebelum berlaku, keputusan ini dianulir. Seperti yang diketahui AS akan memasuki masa pemilu presiden di November, di mana Mantan Wakil Presiden Barrack Obama, Joe Biden, maju dalam pemilihan melawan Trump.

Biden sendiri menolak langkah Trump. Dalam Twitter-nya ia mengaku, jika terpilih, akan mengembalikan AS ke WHO.

"Orang Amerika lebih aman ketika Amerika terlibat dalam memperkuat kesehatan global. Pada hari pertama saya sebagai Presiden, saya akan bergabung kembali dengan WHO dan mengembalikan kepemimpinan kita di panggung dunia," tulis Biden di Twitter.