Pemerintah melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) Kyiv di Ukraina sedang gencar merayu pengusaha lokal di sektor alat transportasi truk untuk militer dan sipil untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar pertemuan dengan CEO AvtoKrAZ Olena Kuchmii dan Pemda Poltava. 

AvtoKrAZ merupakan perusahaan yang memproduksi truk berat serta suku cadang, termasuk trailer dan semi-trailer. Saat ini, pangsa pasar penjualan produk AvtoKrAZ telah meluas dengan penetrasi ke pasar baru, antara lain Rwanda, Myanmar, Filipina, dan Thailand.  Bahkan, AvtoKrAZ telah mulai memasok beberapa produk truk untuk keperluan Polri sejak 2018.

Dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2020), KBRI Kyiv, Olena Kuchmii menyatakan ketertarikannya untuk menjalin relasi dengan sektor swasta maupun dengan BUMN Indonesia. AvtoKrAZ juga bersedia bekerja sama memproduksi truk di wilayah Indonesia dengan mitra Indonesia.

Pasalnya, Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi barang dan suku cadang pendukung, seperti ban, yang diperlukan untuk produksi truk.

Selain itu, KBRI Kyiv juga menyelenggarakan pertemuan dengan Epicentr Agro LLC yang bergerak di bidang peralatan perumahan dan bahan bagunan serta agrikultur pada 24 Juni 2020. 

Pihak Epicentr Agro menawarkan kerja sama untuk ekspor/pengadaan berbagai produk pertanian yang dibutuhkan Indonesia. Epicentr Agro memiliki dan mengelola lebih dari 160.000 hektar lahan untuk pengembangan produksi berbagai tanaman pertanian, seperti: gandum, jagung, barley, nabati, bunga matahari, dan kedelai.

Di sisi lain, Indonesia dapat mengekspor produk dan peralatan keperluan industri dan alat/perkakas bangunan yang dapat dijual di Epicentr Store. Epicentr Agro menyampaikan ketertarikannya untuk membuka peluang impor-ekspor langsung dengan Indonesia.

Selama ini beberapa peralatan rumah tangga dan perkakas bangunan yang dibeli Epicentr berasal dari Indonesia, namun melalui pihak ketiga antara lain Tiongkok.