Pemerintah akan mendapat bunga sebesar 3,42% atau sekitar Rp 1 triliun dari uang negara sebesar Rp 30 triliun yang ditempatkan di bank-bank BUMN dalam waktu tiga bulan. Adapun bank-bank tersebut yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BTN.

Penempatan dana tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK 05/2020 tentang Penempatan Uang Negara di Bank Umum dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Bunga 3,42% yang didapat pemerintah ini setara dengan 80% dari suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate yang saat ini 4,25%," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut Sri, tingkat bunga yang didapat pemerintah dari skema penempatan dana pemerintah pada bank Himbara ini juga sama seperti pada saat uang negara ditempatkan di Bank Indonesia (BI).

"Bahkan, dengan skema penempatan dana pemerintah di perbankan BUMN ini para penegak hukum bisa memeriksanya," tandas dia.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyebut pemerintah dengan Bank Indonesia akan berbagi beban dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Di mana, skema burden sharing itu, akan disepakati dalam waktu dekat.

"Untuk hal-hal yang sifatnya berhubungan dengan public goods langsung akan dilakukan burden sharing, yakni untuk bidang kesehatan, perlindungan sosial dan dukungan sektoral pemerintah daerah. Dan akan kami burden sharing dengan BI," ujar Sri.