Harga diri, atau bagaimana kita memandang diri kita sendiri dalam konteks terhadap orang lain dan lingkungan bisa menjadi jalan yang berbahaya bagi banyak anak dan remaja. Berikut adalah enam tips untuk meningkatkan citra diri anak Anda:


1. Perhatikan Kata-kata Anda

Anak-anak sangat sensitif terhadap kata-kata orang tua. Ingatlah untuk memuji anak Anda tidak hanya untuk pekerjaan yang diselesaikan dengan baik, tetapi juga pada usaha yang telah dilakukannya. Tetap berikan pujian atau penghargaan atas usahanya, walaupun anak Anda gagal.


2. Jadilah Teladan yang Positif

Jika Anda terlalu keras pada diri sendiri, pesimistis, atau tidak realistis tentang kemampuan dan keterbatasan Anda, anak Anda mungkin pada akhirnya akan mencerminkan Anda. Peliharalah harga diri Anda sendiri, dan anak Anda akan memiliki panutan yang hebat.


3. Arahkan Keyakinan Anak Anda Terhadap Pandangan Diri

Penting bagi orang tua untuk dapat mengidentifikasi kepercayaan irasional anak-anak mengenai diri mereka sendiri seperti kesempurnaan, daya tarik, kemampuan, atau hal lain. Membantu anak-anak menetapkan standar yang lebih akurat dan lebih realistis dalam mengevaluasi diri mereka sendiri akan membantu mereka memiliki kepercayaan diri yang sehat. Persepsi diri yang tidak akurat dapat berakar, dan ketika mereka sangat percaya maka hal tersebut akan menjadi kenyataan bagi mereka.

Ketika mereka merasa tidak mampu melakukan sesuatu misalnya pelajaran, maka Anda tetap harus menyemangatinya dan mendukungnya dengan membantunya mengerti. Buat Anak Anda juga melihat bahwa banyak hal lain yang dapat mereka lakukan dengan baik.


4. Bersikap Spontan dan Penuh Kasih Sayang

Cinta Anda akan sangat membantu meningkatkan harga diri anak Anda. Berikan pelukan dan beri tahu anak-anak Anda bangga dengan mereka. Berikan pujian sesering dan jujur, tanpa berlebihan, sehingga anak Anda dapat mengetahui ketulusan Anda, dan bahwa Anda akan selalu mendukungnya.


5. Berikan Respon Positif dan Akurat

Hindari untuk mengatakan hal yang berfokus pada tindakan negatif yang mereka lakukan. Misalnya ketika anak tertua Anda ribut dengan adiknya, namun ia menahan diri untuk tidak berteriak atau memukul adiknya, maka penting bagi anak Anda bahwa Anda tahu kenapa ia marah dengan adiknya, dan bahwa Anda berterima kasih bahwa ia bisa mengendalikan diri untuk tidak berteriak atau memukul adiknya.

Anak-anak memiliki emosi yang terkadang tidak bisa mereka kendalikan, dan jika Anda mencoba mengerti dan mengatakan bahwa kepada mereka bahwa bagus untuk mereka bisa mengendalikan marahnya, maka hal tersebut dapat mendorong anak Anda untuk membuat pilihan yang tepat di lain waktu.


6. Ciptakan Lingkungan Rumah yang Aman dan Penuh Cinta

Anak-anak yang tidak merasa aman atau dilecehkan di rumah akan sangat menderita dan memiliki kepercayaan diri dan harga diri yang rendah. Seorang anak yang terpapar hal-hal negatif yang dilakukan oleh keluarganya dapat menjadi depresi dan menarik diri. 

Selain itu Anda juga perlu untuk memperhatikan tanda-tanda pelecehan yang dilakukan oleh orang lain, masalah di sekolah, masalah dengan teman sebaya, dan faktor lain yang dapat memengaruhi harga diri anak Anda. Atasi masalah-masalah ini secara sensitif tetapi cepat agar tidak berkepanjangan.