Revolusi industri 4.0 yang disruptive dan pandemi COVID-19 yang mewabah telah banyak mengubah pola interaksi sosial dan pola interaksi profesional. Di samping itu, ekspektasi, harapan, dan tuntutan dari para pemangku kepentingan terhadap hasil pengawasan yang berkualitas dan memberikan nilai tambah serta bermanfaat juga semakin tinggi. Dalam rangka HUT ke-37 BPKP, Government Internal Audit Corporate University (GIA Corpu) menyelenggarakan Webinar “Corporate University: Membangun ASN Profesional dan Berkelas Dunia,”

Kepala BPKP yang sambutannya disampaikan oleh Kepala Pusdiklatwas BPKP Sally Salamah mengungkapkan salah satu strategi dan upaya yang dilakukan dalam melakukan transformasi pengawasan, yaitu dengan mengembangkan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengawasan, baik di lingkungan BPKP, Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, maupun di lingkungan pemangku kepentingan lainnya yang terkait. 

Terkait hal tersebut, Lembaga Adminsitrasi Negara (LAN) telah melakukan kajian penyusunan tata kelola dan instrumentasi penyelenggaraan ASN Corporate University (ASN Corpu). Kepala LAN Adi Suryanto yang hadir menyampaikan keynote speech menegaskan bahwa ASN Corpu diharapkan dapat mengakselerasi terbangunnya sinergi dan keselarasan antara strategi pembangunan nasional dengan kebutuhan pengembangan kompetensi ASN. BPKP sendiri telah meresmikan GIA Corpu sebagai wadah pengembangan kompetensi SDM pengawasan pada 30 Mei 2019.

Di webinar yang dihadiri oleh 1.000 orang peserta dari berbagai institusi pelatihan dan pengembangan SDM di sektor pemerintahan dan peserta dari BPKP ini, menghadirkan narasumber Director of Evaluation and Reporting, Leadership and Capability, The Australian Public Service Commision Tim Wardrop, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Umum, Kementerian Keuangan Heni Kartikawati, dan SGM Telkom University Bambang Budiono. 

Tim Wardrop menyoroti pentingnya mendekatkan proses pembelajaran dengan lingkungan kerja. Selain itu, para narasumber menyampaikan topik bahasan terkait dengan sistem pembelajaran terintegrasi dengan model pembelajaran 10:20:70, evaluasi dampak pembelajaran secara bertahap dan berkesinambungan, kaitan dan strategi pengembangan model pembelajaran dan evaluasi dampak pembelajaran dalam menghasilkan solusi pembelajaran yang mampu meningkatkan profesionalitas, kinerja, dan kapabilitas organisasi, serta lesson learnt berupa risiko, tantangan, kesiapan sumber daya manusia, dan strategi penanganan risiko implementasi model pembelajaran 10:20:70 dan evaluasi dampak pembelajaran.

Webinar ini diharapkan mampu meningkatkan awareness, ownership, dan komitmen institusi pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di sektor pemerintahan terhadap proses dan hasil pembelajaran, sekaligusmenyiapkan implementasi pembelajaran model 10:20:70 dan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pelatihansampai pada tahapan perubahan perilaku dan dampak/hasil dalam kerangka corporate university.