Sarah Keihl atau Sarah Salsabila tak pernah menyangka bila video-nya yang viral terkait lelang keperawanan mulai Rp2 miliar akan berbuntut panjang. Candaan tersebut tampaknya akan membawa Sarah Keihl berurusan dengan pihak berwajib.

Hal ini terjadi setelah Lembaga Bantuan Hukum Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Kami LBH FAAM dengan ingin sampaikan pengaduan atau laporan kepada Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya tentang tindak pidana mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan keasusilaan," seperti dikutip dari surat laporan resmi LBH FAAM yang disiarkan akun dr Tirta, Sabtu, (23/05/2020).

LSM FAAM itu melaporkan Sarah Keihl dengan tuduhan melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE.

Untuk diketahui, Sarah Keihl membuat geger jagat maya setelah menyiarkan pengumuman melelang keperawanan dengan harga pembuka Rp2 miliar. Sarah sendiri sudah minta maaf dan mengaku lelang itu hanya candaan saja.

Sarah Keihl mengaku nekat lelang keperawanan untuk membantu donasi pejuang wabah Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 yang saat ini tengah menginfeksi Indonesia dan dunia.