Pesta Arab Gak Perduli Lebaran, Harga Minyak Terus melesat di Atas $33

Kabar sangat mencerahkan bagi negara di kawasan Arab nampaknya masih terus berlanjut bahkan hingga masa lebaran tahun ini tiba. Negara-negara dengan perekonomian yang sangat bergantung pada ekspor minyak tersebut kini semakin bergembira seiring dengan terus melonjaknya harga minyak dunia.

Laporan menunjukkan, harga minyak jenis WTI yang bertengger di kisaran $33,92 per barel dalam sesi penutupan perdagangan Kamis (21/5) yang baru berakhir beberapa jam lalu.  Kisaran harga tersebut sekaligus mencerminkan lonjakan tajam 1,28%.

Sementara pantauan dari jalannya sesi perdagangan  menyebutkan, investor yang kembali melanjutkan aksi perburuan terhadap komoditas penting dan strategis dunia itu akibat sentimen yang datang dari Amerika Serikat.

Sentimen pertama masih menyangkut pelinggaran Lockdown di negeri dengan konsumsi minyak terbesar dunia itu, menyusul mulai jinaknya wabah Coronavirus dalam beberapa waktu terakhir. Pelonggaran Lockdown diyakini akan segera membalikkan permintaan minyak dunia untuk menuju pemulihan.

Sementara sentimen  berikutnya datang dari laporan terkini dari persediaan minyak AS yang kembali menurun.  Praktis seluruh kabar dari negeri pimpinan Presiden Donald Trump tersebut semakin menyokong harga minyak untuk kembali melanjutkan kenaikan.

Pesta besar negara-negara kawasan Arab akhirnya berlanjut  hingga menjelang perayaan hari raya tahun ini.  Situasi semakin cerah, ketika dari tinjauan teknikal sebelumnya telah memperingatkan pola teknikal yang sangat solid dengan berada dalam tren penguatan jangka menengah.