Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kaltim per 21 Mei 2020 menunjukkan adanya penambahan kasus dengan hasil negatif sebanyak 16 kasus yang berasal dari Balikpapan 5 kasus, Kutai Kartanegara 6,  Penajam Paser Utara 1, Samarinda 3 dan Paser 1 kasus.

Penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2 kasus dari Samarinda 2. Untuk yang sembuh sebanyak 10 kasus yakni dari Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 2, Samarinda 6 Kasus.

Dalam siaran pers yang dibagika kepada media massa Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada, karena perkembangan penyebaran Covid-19 di Kaltim masih belum stabil dan senantiasa siap mengancam siapa saja.

"Jangan membuat kita lengah, tetap lakukan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Karena proses penularan Covid-19 ini masih ada. Kita harus tetap menerapkan physical distancing (menjaga jarak), menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta sebisa mungkin menghindari kerumunan," ujarnya. 

Dia mengatakan perlu dukungan dan kerja sama dari semua komponen, khususnya masyarakat dengan komitmen dan konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan yang sudah terbiasa dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan dukungan kepada para pasien terkonfirmasi positif dan keluarganya. 

"Kita optimis seluruh pasien yang dirawat akan mendapatkan kesembuhan, melihat kecenderungan angka yang sembuh semakin meningkat,” katanya.