Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto mengatakan, pemerintah lewat Satgas Pangan menyatakan tak akan segan-segan menindak pedagang gula nakal.

Pedagangan yang masih nekat membandrol harga gula di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500/kg akan 'disikat'.

"Ini bukan main-main, perintah Bapak Presiden," tegas Agus Suparmanto saat meninjau Operasi Pasar Gula Pasir di Pasar Baru Bogor, Minggu kemarin.

Sebelumnya di Kota Bogor harga gula masih mencapai sekitar Rp17.000. Langkah stabilisasi harga gula lewat operasi pasar akan terus digenjot hingga Lebaran.

"Koordinasi Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan dalam mengawasi distribusi gula ke seluruh provinsi di Indonesia akan terus diperkuat," ujar Agus.

Agus bilang, Satgas Pangan telah diberi kewenangan penuh Presiden RI bersama Kepolisian RI untuk melakukan tindakan tegas kepada pedagang dan pelaku usaha yang masih berani memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini untuk mengambil keuntungan.

Kepala Satgas Pangan, Brigjen Tahi Monang Silitonga menyatakan tindakan represif atas penegakan hukum akan dilakukan.

Para pedagang dan pelaku usaha diminta tak berbuat curang, jika masih ngeyel, tindakan ini jelas tidak bisa ditoleransi lagi.

"Setelah dilakukan tindakan persuasif terlebih dahulu kepada masyarakat maka selanjutnya akan ditindak dengan penegakan hukum," tegas Monang.