Langkah tegas kembali ditunjukkan oleh pemerintahan India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi.  Negeri yang terkenal dengan produksi film Boolywood itu dikabarkan sedang bersiap untuk menguyur paket perekonomian hingga sebesar $266 milyar alias setara dengan Rp4.000 triliun!.

Langkah ini diambil guna mendorong pemulihan kinerja perekonomian India yang terpukul sangat dalam akibat serangan wabah asal China, Coronavirus. Catatan  terkini memperlihatkan, jumlah kasus positif infeksi Coronavirus di India yang telah menembus 70.000 kasus di antara jumlah penduduk India yang mencapai 1,3 milyar jiwa.

Catatan juga menunjukkan, besaran paket perekonomian moneter dan fiskal yang akan diguyurkan tersebut yang mencapai sekitar 10% dari besaran PDB India, yang merupakan negara dengan perekonomian ke tiga terbesar di Asia.

Besarnya paket perekonomian yang dianggarkan kali ini sekaligus mencerminkan tekad yang sangat kuat dari pemerintahan Modi dalam menahkodai salah satu negara raksasa di Asia itu. Sebagaimana diketahui, kinerja perekonomian India di bawah pemerintahan PM Narendra Modi yang sebelumnya telah berhasil bangkit dengan membukukan pertumbuhan tinggi.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, kinerja gemilang tersebut terancam runtuh oleh serangan wabah Coronavirus.  

Sebelumnya pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi juga telah memberikan pendanaan bagi penduduk miskin India yang terpukul oleh kebijakan Lockdown hinga sebesar $2,6 milyar atau setara dengan Rp40 triliun.

Pemerintahan India juga dilaporkan masih bergulat dengan keras dalam mengatasi wabah Coronavirus.