Tagar #GoodByeSandiagaUno mendadak trending di jagat twitter. Tagar ini muncul setelah menyebarnya berita aktifnya Sandiaga Uno membantu menangani pandemi corona. 

Saat ini, Sandiaga yang merupakan mantan cawapres Prabowo ini memang didapuk menjadi Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19. Keikutsertaan Sandiaga inilah yang menjadi alasan kenapa harus mengucapkan ‘good bye’ kepada Sandiaga Uno.

Sandiaga oleh barisan pendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 dicap telah ‘mengkhianati’ lantaran ikut bergabung dalam pemerintahan Jokowi, sebagaimana yang dilakukan Prabowo Subianto. Banyak komentar dari netizen yang bernada kecewa kepada Sandiaga. Namun ada juga yang memaklumi bahwa langkah Sandiaga merupakan hal lumrah dalam dunia politik.

Diketahui, perseteruan antara pendukung Jokowi dan Prabowo hingga kini masih sangat terasa. Padahal, Prabowo sendiri sudah ikut bergabung dalam gerbong pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan.

Sementara itu, Sandiaga Uno dalam kapasitasnya sebagai Ketum Relawan Lawan Corona menyatakan, kondisi ekonomi masyarakat terdampak corona saat ini sudah cukup memprihatinkan. "Survei yang saya dan timkan lakukan menunjukkan 67 persen masyarakat memperoleh pembiayaan dalam keluarga semakin hari semakin memburuk," ujar Sandi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).

Menurut data hasil survei yang ia sampaikan, sebanyak 25 persen dari masyarakat Indonesia menyatakan tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman.

"Kondisi masyarakat saat ini sudah manjam (makan pinjaman), kalau tidak ada yang memberikan pinjaman, mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok," kata Sandi.

Sandi juga memaparkan, berdasarkan survei tersebut, masyarakat hanya memenuhi kebutuhan pokok selama sepekan, hanya membeli 20 persen. Sementara itu, yang memenuhi kebutuhan pokok tanpa syarat hanya sebesar 33 persen. Selanjutnya, masyarakat yang masih memiliki tabungan hanya dapat menghemat 20 persen.

"Berarti ekonomi keuangan mikro butuh satu suntikan bagaimana paket-paket yang dikeluarkan pemerintah dan juga kerja sama dengan dunia usaha bisa menolong masyarakat yang tadinya masuk kelas menengah sekarang masuk ke klasifikasi masyarakat rentan miskin," ungkapnya.

Menurut Sandi, pandemi Covid-19 ini membuktikan prinsip ekonomi yang baik adalah ekonomi yang memberikan keleluasaan atau kelonggaran kepada para usahawan yang membutuhkan.

"Yang punya kelebihan membantu yang kekurangan, yang berkecukupan membantu yang perlu bantuan. Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini jadi fasilitatornya. Ayo, pada masa pandemi Covid-19 jadikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah punya tempat," katanya.

Sandiaga berharap, pandemi ini dapat mengubah portofolio serta prinsip ekonomi yang saat ini menurutnya lebih menekankan ke arah ekonomi berbasis kapitalis.

"Melalui pandemi ini, bisa jadi pengingat kita, mungkin ekonomi kita yang saat ini membutuhkan kapitalis yang pertumbuhannya dari dulu terus naik dan naik dengan demikian diakuisisi pandemi pertumbuhannya malah tidak berkelanjutan. Mari kita gunakan keadaan ini sebagai pengingat kita dan kita yakin keadaan ini semoga cepat berlalu, "tuturnya.