Sebanyak 20 juta buah masker kain bakal dibagikan kepada seluruh warga DKI Jakarta. Tak perlu membayar, masker tersebut akan diperoleh warga secara gratis alias cuma-cuma. Pembagian masker ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta sebagai upaya pencegahan penularan corona.

Terpenting lagi, masker kain tersebut diproduksi oleh industri atau usaha kecil menengah binaan.

“20 juta masker kain diproduksi dan dibagikan untuk seluruh penduduk Jakarta. Tiap orang berhak mendapatkan 2 masker. Diberikan secara gratis,” tulis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Instagram @aniesbawedan, Jumat (1/5/2020). ⁣

Anies menjelaskan, pembagian masker tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di kampung-kampung.⁣

Penduduk Jakarta yang masih berkegiatan di luar rumah, lanjut Anies, wajib menggunakan masker sebagai ikhtiar untuk menahan potensi penularan dari hulunya yaitu hidung dan mulut. ⁣

“Perumda Pasar Jaya kemarin telah membagikan 1,5 juta masker kain untuk warga Jakarta, sebagian dari masker ini termasuk dalam paket bansos yang dibagikan sejak awal April,” ujar Anies.⁣

Masker kain ini dibuat oleh 1.526 industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) binaan yang bergerak di komoditi fesyen di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Penjahit di begitu banyak tempat bisa hidup dari membuat masker ini. Semuanya memakai bahan yang sesuai standar, dan lapisan yang cukup sehingga insyaAllah aman digunakan untuk pencegahan penularan COVID-19,” kata Anies.

“Hingga akhir Mei akan tuntas diproduksi hingga 20 juta masker kain. 20 juta masker kain ini akan dibagikan setiap minggu kepada seluruh warga di Jakarta. Pembagiannya melalui Kelurahan, kemudian ke RW/RT, lalu ke setiap Kepala Keluarga yang ada di Jakarta,” tambahnya.