Anggota Komisi I DPR Adian Napitupulu memberikan ‘warning’ keras kepada Presiden Jokowi. Mantan aktivis ’98 yang dikenal vokal dan kritis ini pun meminta Jokowi agar tidak menganggap enteng persoalan turunan akibat wabah corona.

Menurut Adian, konflik sosial dalam berbagai bentuk sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan ke depan sebagai imbas pandemi corona yang terus memburuk.

Adian mengibaratkan, dalam dua hingga tiga bulan mendatang, rakyat Indonesia akan berubah seperti rumput kering yang mudah terbakar. Kondisi saat ini sangat mudah 'diledakkan' kendati pemicunya mungkin hanya bersifat sepele.

"Sesepele apapun trigger-nya bisa menimbulkan ledakan yang mungkin tidak kita sanggup prediksi besarnya," kata Adian Napitupulu, Selasa (21/4/2020).

Adian yang telah terbiasa melihat fenomena sosial ini memperkirakan kondisi rawan akan terjadi pada Juni, Juli, atau Agustus 2020. Kondisi rawan itu bermula pada ketakutan terhadap corona, putus asa karena hilang pekerjaan, hingga melorotnya pendapatan seluruh masyarakat.

Di saat yang sama, masyarakat akan kekurangan pangan hingga menimbulkan kelaparan. "Campuran tiga hal ini bisa menjadi energi kemarahan yang luar biasa,” tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Sebagai bukti, Adian kemudian menyinggung fakta di beberapa negara lain yang sudah terjadi penjarahan, kerusuhan, dan peningkatan angka kriminalitas yang tajam.