Tantangan menghentikan proyek ibu kota baru yang pernah disampaikan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli akhirnya terjawab. Bahkan, bukan Jokowi atau Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan yang menjawab tantangan itu. Melainkan hanya diwakili oleh Juru Bicara Luhut Panjaitan, Jodi Mahardi.

"Saat ini pemindahan ibu kota masih on track. Kami dan Kementerian BUMN serta Kementerian Keuangan terus berkomunikasi dengan investor dan mitra join venture untuk pemindahan ibu kota," ujar Jodi dalam rekaman video yang diterima wartawan, Rabu, (25/3/2020).

Dengan kata lain, pandemi corona di Indonesia ternyata tidak menyurutkan rencana pemerintah untuk menunda rencana pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur, sebagaimana tantangan Rizal Ramli. 

Jodi mengatakan sejumlah kementerian terus menggodok opsi-opsi terkait pembangunan ibu kota baru bersama dewan penasihat. Seumpama telah matang, opsi itu akan diputuskan secara bersama-sama.

Di samping perancangan konsep, pemerintah sedang menyiapkan terbentuknya Badan Otorita Ibu Kota Baru. Presiden Jokowi pada bulan lalu menyatakan telah mengantongi empat nama sebagai calon kepala badan.

Keempat calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru adalah Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyono. 

Menurut Jokowi, Kepala Badan Otorita Ibu Kota itu akan mengurus segala kebutuhan pemindahan ibu kota, mulai perizinan hingga investasi.

Diketahui, Rizal melalui akun Twitter-nya @RamliRizal pada Sabtu (21/3/2020) menantang Presiden Jokowi untuk menghentikan proyek ibu kota baru. Penghentian ambisi seperti itu, menurut Rizal, pernah dilakukan BJ Habibie semasa menjabat Presiden.

"Habibie luar biasa, passion dan egonya N-259 (250-red) beliau korbankan demi tujuan bersama. Jempolan Jempolan. Sehabis itu, RR bantu sehatkan IPTN, restrukturisasi utang, perbaiki manajemen, transformasi jadi DI. Kira2 @jokowi berani menghentikan Ibukota baru ndak ya, wong APBN aja ngos2an?," cuit Rizal.