Staf khusus milenial Presiden Joko Widodo harus dapat memberi manfaat nyata kepada masyarakat di tengah merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19,  jangan hanya ceramah di sosial media.

Hal tersebut dikatakan pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing seperti dilansir RMOL, Rabu (25/03/2020). 

“Sederhana saja saya sampaikan kepada mereka, turun ke lapangan tinggalkan itu istana. Tentu dengan mengikuti protokol di jalan, pakai alat pelindung diri. Jangan hanya duduk hanya di Istana, jadi bekerjalah,” harapnya.

Stafsus yang digaji negara hingga Rp 51 juta per bulan, katanya jangan hanya melakukan gerakan sebatas berkicau di media sosial. Mereka harus mampu membuktikan diri sebagai stafsus milenial yang membantu Jokowi dengan turun langsung ke lapangan. 

“Bantulah Menteri Kesehatan atau kementerian yang lain sesuai bidangnya,” tambahnya.

Dia mengimbau agar para stafsus presiden dapat bekerja secara maksimal, lantaran adanya wabah virus corona ini momentum mereka memberikan manfaat bagi masyarakat agar presiden tidak terbebani. 

"Jadi stafsus presiden jangan kerja normatif, mereka harus out of the box. Buktikan bahwa mereka berfungsi tidak hanya di istana tapi juga di masyarakat,” tandasnya.