Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku akan bekerja keras melawan virus corona. Berbagai upaya akan dilakukan termasuk meminta bantuan dari negara lain khususnya China. Menurut Prabowo, bantuan peralatan medis dari China untuk penanganan wabah corona yang telah tiba bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/2/2020), bukanlah yang pertama dan terakhir.

Selanjutnya, Prabowo mengaku telah telah berkoordinasi dengan pemerintah China untuk bantuan peralatan medis lainnya.

“Saudara sudah melihat dan mendengar. Ini salah satu bentuk tindakan. Dan di hari hari akan datang, akan terus lebih banyak lagi kegiatan seperti ini. Mungkin pesawat yang kami kirim lebih besar. Ini akan kami laksanakan secara terus menerus. Saya sendiri sudah berkomunikasi dengan Menhan Tiongkok, beliau menanyakan kebutuhan kita apa? Saya sudah kirim daftar. Enggak tahu berapa yang akan dipenuhi,” tandas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, bantuan asal China tersebut merupakan bentuk kerja sama internasional antara negara sahabat. Saling mendukung, membantu dalam kesulitan seperti penanganan pandemi covid 19.

“Mereka punya pengalaman. Mereka sudah menghadapi yang dahsyat di awal. Pengalaman itu sudah mereka kasih dan sekarang mereka membagi bantuan ke banyak negara. Dan mereka tawarkan ke kita, dan kita sambut dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Prabowo mengatakan sebanyak 12 ton alat kesehatan dari China akan langsung didistribusikan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid 19, untuk selanjutnya distribusikan ke rumah sakit, para dokter dan perawat yang bertugas. 

“Kita sangat menghargai BNPB dan kita menghargai para dokter dan perawat. Para pahlawan adalah mereka. Mereka sudah ada yang korban. Kalau dulu dalam perang terbuka, mungkin tentara di garis depan, sekarang dokter, perawat pahlawan bangsa. Jadi sangat menghormati mereka,” demikian Prabowo.