Ada kejadian menarik saat Presiden Joko Widodo saat meresmikan Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran pada Senin, 23 Maret 2020. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tak tampak mendampingi.

Padahal, Terawan selalu ada di samping Jokowi selama pandemi mulai menyebar di Indonesia. Di sisi lain, menteri yang juga jenderal TNI itu dituding sebagai orang pertama yang harus bertanggung jawab merebaknya COVID-19 di Indonesia.

Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) kembali bertambah pada Minggu (22/3). Jumlah pasien positif corona bertambah 64 orang, sehingga total pasien corona menjadi 514 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus tersebut

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga bertambah. Korban meninggal bertambah menjadi 10 orang, dan total mencapai 48 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 9 orang menjadi 29 orang. 

Saat peresmian, Jokowi mengenakan kemeja putih, masker biru, dan sarung tangan berwarna putih. Presiden hanya didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Doni Monardo berkeliling Rumah Sakit Darurat Corona itu.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemenkes RI, Widyawati mengatakan tidak mengetahui jadwal Terawan pada hari ini. "Kami tidak terinfo TU-nya," ujar Widyawati lewat pesan singkat, Senin, 23 Maret 2020.

Sebelumnya, Jokowi memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir menyulap Wisma Atlet Kemayoran jadi RS Darurat Corona dalam sepekan ini. Kementerian PUPR menyiapkan infrastruktur bangunan sementara BUMN memasok segala alat kelengkapan, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker.


Saat ini, ada 4 tower yang sudah bisa digunakan sebagai RS Darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10. Presiden Jokowi mengatakan, rumah sakit ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, namun saat ini fasilitas yang tersedia baru untuk 3 ribu pasien.

"Tetapi, saya berharap rumah sakit darurat corona ini tidak digunakan. Artinya, rumah sakit yang ada yang telah kita siapkan jauh hari sebelumnya bisa melaksanakan penanganan virus corona ini," kata Jokowi di Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran, Senin, 23 Maret 2020.

Desak Mundur

Koalisi Masyarakat Sipil, gabungan dari berbagai LSM, mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Terawan dianggap tidak becus mengurusi pandemi Corona COVID-19 di Indonesia.

Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) ini terdiri dari Kontras, Lokataru, YLBHI, LBH Masyarakat, WALHI, PKBI, YLKI, P2D, Migrant Care, AJAR, Amnesty International Indonesia, dan PSHK.

"Kami mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengganti Menkes Terawan dengan figur yang lebih paham kesehatan publik, punya kepekaan krisis, yang akan memandu kita melewati krisis kesehatan terburuk ini," kata KMS yang diwakili Haris Azhar, melalui keterangan tertulis, Selasa (16/3/2020).