Perusahaan pelat merah yang hobi membangun kampus atau rumah sakit dalam waktu dekat bakal ‘disikat’ Menteri BUMN Erick Thohir. Penertiban BUMN menurut Erick sangat penting agar perusahaan sebaiknya fokus pada bisnis utamanya. Erick menegaskan, urusan pendidikan sebaiknya diserahkan pada perguruan tinggi yang sudah ada baik negeri maupun swasta.

“Saya sedang review apa benar BUMN punya universitas-universitas. Karena wong bersaing di bisnisnya saja belum tentu survive, apalagi jalankan sesuatu yang bukan expertise-nya,” kritik Erick.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga sebelumnya mengungkapkan, jika perusahaan BUMN ingin mencetak SDM unggul, hal itu bisa dikerjasamakan dengan perguruan tinggi yang sudah ada. “Kerja sama saja dengan universitas, misalnya Pertamina dengan ITB atau PLN dengan IT . Supaya semua masuk ke core business. Coba dipikirkan agar dikelola dengan baik biar lebih profesional,” kata Arya. 

Sejauh ini, beberapa perusahaan BUMN memang terlibat dalam urusan pendidikan tinggi. Antara lain, Pertamina, Telkom, Pos Indonesia, PLN, Semen Indonesia Group, dan BRI.

1. Pertamina

Pertamina mendirikan Universitas Pertamina sejak 2016 yang terletak di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Kampus yang dioperasikan Pertamina Foundation terdiri dari 6 fakultas dan 15 program studi dengan jumlah staf pengajar dan pendukung sebanyak 255 orang.

2. Telkom

Kampus milik Telkom terletak di Bandung, Jawa Barat dan sudah tergolong tua. Sebelumnya bernama STT Telkom kini berganti nama menjadi Universitas Telkom. Perguruan tinggi yang dibangun sejak 1990 ini, memiliki 800 tenaga pengajar dengan jumlah mahasiswa sebanyak 28.789. 

3. Pos Indonesia

Politeknik Pos Indonesia adalah institusi pendidikan tinggi yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) pada tahun 2001. Kampus ini memiliki 5 program studi yang terbagi menjadi Diploma 3 dan Diploma 4. Berlokasi di Bandung tak jauh dari kantor pusat PT Pos Indonesia, kampus ini memiliki 100 dosen yang mengajar untuk sekitar 2.500 mahasiswa.

4. PLN 

Kampus milik BUMN setrum ini bernama Sekolah Tinggi Teknik - PLN atau STT-PLN. Pengelolaan kampus ini berada di bawah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN. Kampusnya berada di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Awalnya, kampus yang dibuka sejak 1998 ini berada di Power Building, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Fakultas dan jurusan di kampus ini banyak berfokus pada ilmu terapan teknik bidang kelistrikan dan keilmuan lain yang terkait.

5. Semen Indonesia Group

BUMN semen ini juga sudah lama merambah sektor pendidikan. Nama perguruan tingginya adalah  Universitas Internasional Semen Indonesia atau UISI. UISI mengkhususkan kurikulumnya pada inovasi dan keselamatan kesehatan kerja. Lokasi kampusnya berada di Jalan Veteran, Gresik, tak jauh dari kantor pusat Semen Indonesia.

6. BRI

Tak mau kalah, BRI menjadi satu-satunya bank pelat merah yang membangun perguruan tinggi milik sendiri, yakni BRI Institute. Kampus BRI Institute berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta. Jebolan BRI Institute diharapkan menguasai keahlian di bidang keuangan mikro, asuransi, syariah, perbankan digital, dan kewirausahaan.