Kemajuan teknologi kembali memberikan berbagai kemudahan transaksi. Terbaru, Bank Indonesia (BI) telah mengujicoba penerapan elektronifikasi pada surat izin mengemudi (SIM) kendaraan bermotor. Namun, uji coba itu masih dilakukan di wilayah DKI Jakarta.

Nantinya, SIM pengendara akan memiliki fungsi lain yakni sebagai kartu transaksi berbagai keperluan.

"Untuk SIM sekarang kita juga sedang uji coba masih dalam sample untuk DKI SIM-nya juga sudah bisa langsung untuk jadikan e-money," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Hal itu sebagai tindak lanjut wacana Korlantas Porli yang ingin membuat smart SIM. Pihak Korlantas Polri sendiri sudah meluncurkan proyek tersebut pada September 2019.

Menurut Perry, uji coba akan dilakukan selama tiga bulan ke depan. Dari hasil uji coba tersebut, nantinya BI berencana akan memperluas penerapan smart SIM ke daerah lainnya.

Apalagi, pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan BI sepakat untuk mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Kesepakatan itu tujuannya untuk mengubah transaksi keuangan pemerintah dari konvensional menjadi online.

Perry menjelaskan, nantinya smart SIM ini bisa menjadi e-money yang biasa digunakan untuk transaksi transportasi umum seperti commuter line Jabodetabek, TransJakarta, hingga pembayaran tol.

"Jadi SIM-nya juga bisa untuk bayar tol maupun lain-lain. Mudah-mudahan dalam 3 bulan ini sampelnya ini dapat bisa digunakan dan diperluas di berbagai daerah," tegasnya.