Sejumlah 4 pimpinan KPK bertandang ke kantor Luhut Panjaitan di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Rabu (16/1/2020). Kedatangan Ketua KPK Firli Bahuri serta beberapa pimpinan KPK lain, yakni Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Nawawi Pomolango ini merupakan tindak lanjut undangan Luhut yang menggandeng KPK dalam upaya pencegahan korupsi.

Dalam pertemuan itu, Firli Bahuri menyampaikan beberapa hal terkait penguatan kerja sama dan sinergitas antara KPK dengan Kemenko Maritim. Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan amanat pasal 6 UU No 19 Tahun 2019.

"Kementerian Maritim dan Investasi merupakan kementerian yang strategis karena investasi sekarang dikelola oleh kementerian ini," ujar Firli dikutip dari situs resmi KPK.

Menurut Firli, sebagai lembaga penegak hukum, KPK akan fokus mewujudkan kepastian hukum dan pada saat yang sama akan mendukung penciptaan iklim investasi yang akan membuka lapangan pekerjaan dan muaranya pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. 

Luhut menyambut baik kunjungan keempat pimpinan KPK itu. Dalam sambutannya, Luhut berharap adanya keterlibatan KPK sejak awal, sehingga upaya pencegahan korupsi pada area-area yang dinilai rawan korupsi dalam dilakukan.

"Setiap investasi akan melibatkan KPK sebagai upaya pencegahan. Tapi, kami juga berpesan pencegahan korupsi perlu didorong tanpa meninggalkan penindakan," ujar Luhut.

Sebelumnya, Luhut sudah menjanjikan untuk memanggil pimpinan KPK pada pagi hari sebelum pertemuan. Dia melihat penangkapan yang kerap dilakukan KPK sebagai hal yang tidak efektif.

"Hey, kamu nangkep-nangkep ini yes good, tapi banyak kerjaan lain yang lebih hebat dari ini yang kau bisa menghemat uang negara'," ujar Luhut dalam Standard Chartered Global Research Briefing and Investor Forum 2020 di Hotel Mulia Senayan.