Politikus PDI Perjuangan Bambang Wuryanto, menyebut lolos atau tidaknya Rakabuming Raka tergantung dari keputusan Ketum PDIP Megawati. Karenanya, keinginan anak Presiden Jokowi itu masuk ke dunia politik bukan suatu masalah. 

"Jadi tidak ada masalah bahwa kewenangan memberikan rekomendasi bagi pasangan calon itu ada di tangan dewan partai yang dipimpin Ibu Ketua Umum. Hal-hal yang sangat khusus pasti ketua umum ambil keputusan," kata Bambang, Jumat (13/12).

Namun, Bambang yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah enggan berbicara soal friksi yang dikabarkan terjadi di DPC Surakarta lantaran Gibran dianggap memotong jalur karena meminta restu langsung ke Megawati.

Namun, Bambang memastikan, keputusan yang diambil oleh Mega pasti akan diikuti oleh seluruh kader. Terlebih, bila keputusan tersebut merupakan keputusan-keputusan penting.

"Kalau Ibu Ketua umum sudah ambil keputusan, semua tegak lurus. Itu kekuatan PDIP yang luar biasa. Ibu katakan A, kami A. (Kalau) Ibu, mohon maaf, katakan gula pahit, ya pahit kita bilang," kata Bambang.

Kendati demikian, Bambang menampik adanya keistimewaan yang diberikan oleh PDIP untuk Gibran. Ia mengklaim, dari segi kepartaian, Gibran akan diperlakukan sama untuk calon lain. Namun, ia mengakui, bagaimanapun, bila nanti Mega memberi rekomendasi, maka partai tak bisa melawan.

"Semua diperlakukan sama. Mohon izin tentu Mas Gibran tidak diberikan karpet merah. Bahwa soal keputusan ketua umum ya monggo," ujar Bambang menambahkan.

Sebelumnya, Gibran resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta dalam Pilkada 2020, Kamis (12/12) pagi. 

"Kami berkumpul di Graha Sabha tidak hanya mengantar seorang Gibran mendaftarkan ke DPD PDIP Jateng, tetapi karena kami disatukan oleh cita-cita yang sama agar Solo melompat lebih maju," kata Gibran di sela acara pemberangkatan rombongan relawan Gibran ke DPD PDIP.