81 objek pajak di Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) yang menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) tahun 2019, akan dipasangi stiker/spanduk oleh tim dari Suku Badan (Suban) Pajak dan Retribusi Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, melepas secara langsung tim tersebut di Halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin. 

Dalam keterangannya, Marullah menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk memaksimalkan peran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, dalam mencapai target PBB-P2 Tahun 2019 di wilayah Jakarta Selatan.

“Pajak adalah kewajiban masyarakat yang dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh pemerintah untuk pembangunan wilayah. Mudah-mudahan dengan yang dibayar itu, pembangunan berjalan lancar,” ucapnya. Marullah menambahkan, selain petugas dari Suban Pajak dan Retribusi Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan, kegiatan pemasangan stiker, spanduk dan papan informasi penunggakan pajak tersebut juga turut melibatkan petugas Satpol PP di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Diharapkan target penerimaan PBB-P2 di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan dapat terlampaui,” imbuhnya.

Kepala Suban Pajak dan Retribusi Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan Yuspin Dramatin mengatakan, pemasangan stiker, spanduk dan papan informasi penunggak pajak akan dilakukan secara serentak di 81 titik objek dengan piutang PBB-P2 sebesar Rp 38.024.746.088. 

“Yang serentak ini adalah hanya untuk yang potensial. Hasilnya nanti akan dievaluasi minggu depan, dan akan dilanjutkan kembali pemasangan papan seperti ini sampai akhir Desember hingga target tercapai,” tandasnya.

Untuk diketahui penerimaan PBB-P2 dalam APBD-P Tahun 2019 wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan ditetapkan sebesar Rp3.260.026.569.000. 
Sementara, realisasi sampai 9 Desember 2019 hingga jam 12.50 WIB sebesar  Rp 2.930.400.359.976 atau 89,89 % dari target yang ditetapkan.