Ternyata, lima Juru Bicara (Jubir) khusus di Partai Gerindra punya dua tugas. Pertama, mengamankan serangan Prabowo Subianto sebagai Ketum Partai Gerindra dan juga Menteri Pertahanan. Kedua, untuk mengamankan pemerintahan Joko Widodo.

"Jubir khusus Gerindra punya tugas mengamankan serangan-serangan terhadap pemerintah termasuk juga serangan terhadap Prabowo dalam mensukseskan program-program Joko Widodo," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono Poyuono dalam keterangannya yang dikutip, Senin (9/12).

Selain itu, jubir yang sudah ditunjuk juga memiliki tugas untuk menjelaskan serta mengkampanyekan program pemerintahan Jokowi. Kendati demikian, Poyuono membantah pemberitaan belakangan yang menyebutkan pembentukan jubir karena kesalahan dirinya sendiri yang kerap berbicara di depan publik.

"Ini membuat saya mau muntah dan buang air besar ya. Padahal saya ini cuma seorang buruh yang cuma bisa manggul karung," ujar dia.

Kata Poyuono, selama ini dirinya hanya menyuarakan suara kepentingan rakyat dan bukan kepentingan Prabowo ataupun Gerindra. Sebab ia berpendapat Gerindra dan Prabowo selama ini sudah cukup menjadi penyambung lidah masyarakat.

"Saya selama ini banyak menyuarakan suara rakyat karena untuk kepentingan rakyat ya. Bukan kepentingan Prabowo atau pun Gerindra. Sebab Prabowo dan Gerindra itu corongnya rakyat dan selalu jadi harapan rakyat Indonesia untuk hidup lebih layak di negeri sendiri," ungkap dia.