Sebuah kabar positif datang dari perkembangan terkini perundingan dagang AS-China. Laporan dari Beijing menyebutkan, pihak pemerintahan China yang berniat untuk segera menghapus tarif masuk produk pertanian AS. Laporan lebih rinci menyatakan, pemerintahan China yang hendak menghapus tarif masuk untuk produk kedelai AS sebesar 10 juta ton.

Laporan juga menyebutkan niat penghapusan tarif masuk untik produk babi asal AS, namun tidak merinci jumlah atau pun volume produk babi yang dimaksud.  Kabar terkini dari pemerintahan Beijing ini sekaligus memperlihatkan upaya kompromi dalam perundingan yang masih berlangsung sangat alot itu.

Laporan terkait sebelumnya juga menyebutkan, jalannya perundingan dagang AS-China yang terkesan buntu untuk sekedar menyegel kesepakatan dagang parsial.  sIkap kukuh yang ditunukkan perunding China dan juga Washington masih terlihat jelas hingga mulai memantik keraguan investor.

Kabar positif terkini dari Beijing ini juga terliuhat sekedar upaya meredakan suasana keraguan yang masih bergelayut.

Dengan mempertimbangkan sikap kukuh China yang selama ini terlhat dalam jalannya perundingan dengan AS, sangat mungkin pernyataan Beijing menyangkut penghapusan tarif masuk atas produk AS sekedar pancingan pada pemerintahan Trump untuk mengikutinya.

Catatan sebelumnya menyebutkan, pihak perunding China yang berulangkali meminta Washington untuk memasukkan penghapusan tarif masuk secara bertahap dan proporsional dalam kesepakatan dagang parsial.  Namun Washington terlihat sulit mengabulkan tuntutan itu.