DPC PDIP tidak menolak Gibran, tapi kondisinya pendaftaran sudah selesai.

Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo membantah menolak putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai bakal calon wali kota Solo pada Pilkada 2020. Hanya saja, akar rumput PDIP sudah memutuskan untuk mendukung Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso.

Rudy--sapaan akrab Rydyatmo--menegaskan, para kader PDIP Solo dari tingkat ranting dan pengurus anak cabang (PAC) sepakat mengusulkan nama bakal calon wali kota Achmad Purnomo dan bakal calon wakil wali kota Teguh Prakoso.

"Dua kader sudah saya usulkan ke DPP. Gibran saya tidak pernah menolak, tapi kondisinya pendaftaran sudah selesai karena dilakukan tertutup," kata Hadi Rudyatmo saat di Semarang, Selasa (3/12).

Dia mengungkapkan tugas sebagai ketua DPC menjaring bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo untuk Pilkada mendatang sudah selesai.

Keputusan selanjutnya menjadi kewenangan dari DPP PDIP, apakah pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakoso akan mendapatkan rekomendasi untuk maju Pilkada atau tidak.

"Tugas saya sudah selesai, keputusan rekomendasi tergantung dari DPP PDIP," ujarnya.

Terkait sikap Gibran yang tetap akan maju sebagai bakal calon wali kota Solo, Rudy enggan berkomentar lebih banyak. "Itu hak dari Gibran," jelasnya.

Meski sudah tidak bisa melalui DPC PDIP Solo, Gibran masih memiliki peluang maju Pilkada 2020 melalui DPD PDIP Jateng yang akan membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengatakan, pembukaan pendaftaran ini setelah mendapatkan surat resmi dari DPP PDIP Nomor 944/IN/DPP/XI/2019 tertanggal 26 November 2019 perihal pengecualian terkait pendaftaran bakal calon kepala daerah pilkada serentak 2020.

Surat tersebut merevisi surat DPP PDIP Nomor 918/IN/DPP/XI/2019 tanggal 21 November 2019 perihal pendaftaran bakal calon kepala daerah Pilkada yang dilakukan 25-30 November 2019.

"Pendaftaran diperuntukkan bagi para calon kepala daerah yang belum sempat mendaftar di 21 DPC PDIP yang akan menggelar pilkada serentak," kata Bambang.