Jokowi mengungkapkan kekhawatirannya jika Munas X Golkar sampai menimbulkan perpecahan.

Mundurnya Bambang Soesatyo dari bursa calon ketua umum Partai Golkar menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Jokowi memuji pelaksanaan Munas X Golkar penuh suasana persaudaraan dan kerukunan yang baik.

"Saya ingin mengajak kepada semua hadirin untuk memberikan tepuk tangan kepada bapak Bambang Soesatyo," kata Jokowi, dalam pidato pembukaan Munas Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan Jakarta, Selasa (3/2).

Jokowi menyinggung peran penting Golkar dalam perpolitikan nasional. "Kalau Golkar panas, perpolitikan nasional ikut panas. Sebetulnya ndak apa-apa. Tapi kalau ada jalan kerukunan, persaudaraan, kenapa kita tempuh yang panas-panas," ujarnya.

Jokowi juga mengungkapkan kekhawatirannya jika Munas X Golkar sampai menimbulkan perpecahan.

"Kalau Golkar ini pecah, jadi partai baru lagi. Itu kekhawatiran saya. Golkar adalah partai besar yang menjadi aset besar bangsa Indonesia, mari kita jaga sama-sama," pesan Jokowi kepada peserta munas.

"Kalau Golkar goyang, perpolitikan nasional juga goyang. Kalau Golkar panas, perpolitikan nasional juga ikut panas. Kalau Golkar dingin, perpolitikan juga ikut dingin," ucap Jokowi yang disambut tepuk tangan para kader Golkar.

Sementara, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dalam pidatonya sebelum Jokowi, melaporkan bahwa bakal calon ketua umum Bambang Soesatyo telah mundur dari pencalonan. Airlangga mengucapkan terima kasih kepada Bamsoet karena telah membuat perhelatan munas kali ini lebih sejuk.

Aklamasi

Politikus senior Golkar Theo L Sambuaga menyebut bahwa peluang aklamasi calon ketua umum pejawat Airlangga Hartanto semakin terbuka lebar. Ini menyusul mundurnya pesaing ketat Arilangga, Bambang Soesatyo alias Bamsoet dalam perburuan kursi pimpinan tertinggi Golkar.

"Ya saya kalau secara pribadi dari semula meyakini bahwa Aiirlangga yang akan menang. Apalagi dengan mas Bambang mundur, ini mudah," kata Theo L Sambuaga usai diskusi Golkar memperkuat partisipasi politik masyaralat Indonesia di Jakarta, Selasa (3/12).

Dia memprediksi tidak akan ada bakal calon ketua umum (caketum) yang dapat memperoleh dukungan 30 persen voter selain Bamsoet dan Airlangga. Ketentuan itu memang diatur dalam AD/ART partai dan menjadi mekanisme penjaringan calon ketua umum partai berlogo pohon beringin tersebut.

Selain Bamsoet dan Airlangga, nama caketum yang sudah mendaftarkan diri ke DP Golkar antara lain Ridwan Hisjam, Ali Yahya, Achamad Annama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunandjar Sudarso, Derek Lopatty dan Aris Mandji. Kendati, Theo mengatakan, kudungan para calon lainnua tidak sebesar Bamsoet dan Airlangga.