Golkar partai besar yang memiliki pemgalaman panjang politik, nggak mungkin diintervensi menteri.

Tudingan kubu bakal caketum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) terkait keterlibatan menteri Kabinet Indonesia Maju memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar dijawab Presiden Jokowi. Termasuk dugaan keterlibatan Menko Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan.

"Sebagai partai besar yang memiliki pemgalaman panjang politik, nggak mungkin diintervensi menteri, diintervensi eksternal. Itu isu-isu yang biasa dalam politik," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2019).

Adapun 3 menteri yang dituding kubu Bamsoet mengintervensi pemilihan ketum Golkar adalah Mensesneg Pratikno, Menseskab Pramono Anung, dan Menko Maritim Luhut Pandjaitan. Jokowi menilai tak masuk akal bila pihak eksternal bisa mendikte Golkar.

"Setneg intervensi Golkar jagoan men (banget). Setneg, kenal 1 DPD pun enggak. Ada setkab, apa urusannya dengan munas Golkar? Itu urusan internal partai," kata Jokowi.

"Kalau saya, saya mau undang terbuka, DPD undang, Berbicara mengenai kenegaraan, kalau urusan munas urusan internal Golkar," imbuhnya.

Sementara itu jika Luhut ikut berperan dalam munas Golkar, menurut Jokowi, itu adalah hal yang wajar mengingat Luhut adalah politikus Golkar. Hal yang sama juga berlaku kepada menteri lain yang berasal dari Golkar, yakni Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menpora Zainudin Amali.

"Kalau misal ada menteri Pak Luhut, Pak Luhut kan Golkar, atau Pak Agus Gumiwang kan Golkar, Pak Amali kan Golkar," sebutnya.

Jokowi berharap agar Munas Golkar bisa berlangsung dengan lancar. Ia juga mengharapkan Golkar dapat memilih pemimpinnya dengan demokratis.

"Biarkanlah Golkar secara demokratis, menentukan arah ke depan pimpinan dan kita tahu sebagai partai besar, penting sekali Golkar dalam jaga stabilitas politik nasional juga ikut kontribusi besar dalam pembangunan nasional," ucap Jokowi.

Seperti diketahui, kubu Bamsoet terus menyerang Airlangga Hartarto yang kembali akan maju menjadi Ketum Golkar dengan isu adanya 3 menteri yang mengintervensi pemegang suara di partai berlambang pohon beringin itu. Terakhir, Ketua Tim Pemenangan Bamsoet sekaligus Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar Taufik Hidayat menyebut nama 3 menteri tersebut.

"Demokrasi Munas Golkar dirampok Pratikno cs. Terungkapnya pertemuan Mensesneg, Menko Maritim, dan Menseskab, dengan para ketua DPD menandakan para menteri ini campur tangan terhadap Munas Golkar," ungkap Taufik kepada wartawan, Sabtu (30/11).