Mencari orang yang terbaik tidak harus dari kalangan milenial

Bergabungnya Partai Gerindra dalam koalisi pemerintah Jokowi-Maruf tidak menyurutkan Fadli Zon untuk memberikan kritikan. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyoroti penunjukan Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial. 

Menurutnya, Jokowi dalam menggaet milenial salah satunya Putri Indahsari Tanjung anak konglomerat Chairul Tanjung hanyalah bagian dari pemanis atau pencitraan saja. 

“Cuma lipstik saja, pajangan saja lah itu,” ujar Fadli Zon di Gedung Lemhanas, Jakarta, Sabtu (23/11).

Dalam mencari orang yang terbaik, menurutnya, tidak harus dari kalangan milenial. Melaikan mencari lewat kapasitas dan kapabilitasnya yang mumpuni. “Cari orang yang punya kapasitas, kapabilitas, integritas dan tepat,” katanya.

Fadli menambahkan, sebenarnya melihat orang tak perlu dari umurnya. Misalnya mendikotomikan harus milenial. Sebab masih banyak juga yang punya kapasitas mumpuni selain dari milenial. 
“‎Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas kapabilitas, tidak melihat umur harusnya. Best of the best,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi memperkenalkan staf khusus baru yang akan membantu di Istana. Jokowi mengatakan Staf Khusus Presiden itu rata-rata berumur 30 tahun itu. Sementara Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman‎ mengatakan semua Staf Khusus Presiden itu merupakan putra-putri terbaik Indonesia yang akan mendampingi Jokowi untuk mewujudkan 5 program prioritas menuju Indonesia Maju.