Bahlil mengaku diberi waktu oleh Jokowi selama 7 bulan untuk merealisasikan investasi tersebut mulai tahun depan

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM, Bahlil Lahadalia, berambisi menarik investasi sebesar Rp700 triliun ke Indonesia pada 2020. Investasi itu nantinya akan dibawa sekitar 24 perusahaan.

"Ini pekerjaan berat, 2020 harus tereksekusi," ujar Bahlil di Jakarta, Senin (18/11).

Bahlil menjelaskan, investasi sebesar Rp 700 triliun tersebut akan dibawa oleh sekitar 24 perusahaan. Bahlil mengatakan, dia akan melakukan pendekatan yang sedikit berbeda, yaitu mengedepankan kemudahan berusaha sebelum melakukan promosi.

"KPI kita membangun kemudahan usaha dulu, kemudian realisasi investasi," katanya.

Dia mengaku diberi waktu oleh Presiden Jokowi selama 7 bulan untuk merealisasikan investasi tersebut mulai tahun depan. "Tapi saya bilang ke Pak Presiden, saya harus bedah dulu satu per satu. Karena ini kan seperti anatomi, perda harus clear,"

Bahlil mengatakan, belum genap 1 bulan dia menjabat, realisasi investasi sudah tembus Rp 100 triliun.

Dalam kesempatan itu juga, pria asal Fakfak ini menegaskan, ke depan setiap investasi yang masuk wajib menggandeng mitra lokal yang memenuhi syarat. Teknis mengenai persyaratan tersebut akan diverifikasi oleh BKPM. "Misalnya dia perusahaan sawit, harus paham sawit, harus punya ekuiti," tuturnya.