Posisi terkini indeks Dolar tercatat berada di kisaran 97,95.

Setelah akhirnya terbukti  mata uang Rupiah harus takluk di zona pelemahan dalam menjalani sesi perdagangan kemarin, Rabu (6/11). Sesi perdagangan hari keempat pekan ini, Kamis (7/11) diperkirakan masih belum terlalu mengancam prospek Rupiah.

Pantauan menunjukkan, di tengah sentimen  masih alotnya pertemuan Trump-Xi untuk mencapai kesepakatan dagang parsial, gerak indeks Dolar AS terlihat masih anteng di kisaran 97,95 atau sangat dekat dengan level 98-an.  Situasi ini sekaligus menggambarkan tekanan pada nilai tukar Rupiah yang masih bertahan, namun sulit untuk semakin intens.

Serangkaian laporan sebelumnya menyebutkan, agenda penandatanganan kesepakatan dagang parsial antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping yang dipastikan tertunda namun belum jelas kapan dan di mana akan dilakukan penandatanganan oleh Trump dan Xi.  Kabar lebih lanjut hanya menyebutkan, penandatanganan yang mungkin akan dilakukan sekitar  awal Desember depan.

Sentimen tersebut nampaknya masih akan bertahan hingga sepanjang sesi perdagangan hari ini. Dan prospek Rupiah diyakini akan cenderung  terjebak di rentang gerak terbatas. Untuk dicatat, pada sesi perdagangan kemarin Rupiah yang telah melemah cukup signifikan  dengan ditutup di kisaran Rp14.010 per Dolar AS.  Rupiah juga terlihat konsisten menapak zona pelemahan di sepanjang sesi perdagangan kemarin.

Pantauan di sesi pagi ini di pasar Asia menunjukkan, Rupiah yang berupaya mendaki zona penguatan terbatas dengan menginjak kisaran Rp13.990 per Dolar AS.