Pihak Gedung Putih disebut segera memberikan lisensi bagi sejumlah perusahaan AS untuk menjual produk dan komponen teknologinya ke Huawei.

Kabar terkini menyangkut perundingan dan sengketa dagang AS-China nampaknya tak bisa lepas dari persoalan yang sedang melilit Huawei. Perusahaan teknologi komunikasi raksasa dunia asal China itu hingga kini masih menggantung prospek kerjasamanya dengan sejumlah perusahaan teknologi asal AS.

Serangkaian perkembangan terkini sebelumnya menyebutkan, pihak Gedung Putih yang segera memberikan lisensi bagi sejumlah perusahaan AS untuk menjual produk dan komponen teknologinya ke Huawei. Namun hingga kini pemberian lisensi tersebut masih juga menggantung.

Laporan terkini dari pernyataan Mnteri Perdagangan AS, Wilbur Ross menyebut bahwa Gedung Putih segera memberikan lisensi tersebut. Pernyataan Ross tersebut disampaikan saat menghelat wawancara dengan Bloomberg di Bangkok di sela-sela pertemuan KTT ASEAN.

Sebelumnya sejumlah analis telah meyakini bahwa tindak Washginton mengulur kebijakannya soal Huawei dalam memberikan lisensi, sekedar mengikuti hasil dan implementasi perundingan dagang AS-China. Untuk  dicatat, Huawei dan sejumlah perusahaan teknologi asal China yang telah diberikan sanksi oleh Gedung Putih dengan dalih ancaman keamanan nasional.

Perusahaan teknologi asal China dicurigai akan dijadikan agen pengumpulan informasi intelejen oleh otoritas China.  Dan pemberian sanksi adalah tindak pencegahan aksi pengumpulan informasi intelejen tersebut.

Pernyataan Wilbur Ross terkini, diyakini masih sekedar mengikuti perkembangan terkini dari hasil perundingan dagang AS-China dan juga implementasinya. Kebijakan Presiden Trump memang keras, dan sangat memukul bahkan menggantung nasib Huawei.