BPJS Kesehatan tengah memproses tawaran dari Ping An.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan diam-diam telah bertemu dengan Ping An Insurance. Perusahaan asuransi asal China itu direkomendasikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, pertemuan dengan Ping An adalah hal yang lumrah. "Ini kan orang (pihak Ping An) bersurat, pengen ketemu, pengen ngobrol, ya kami terima lah, ketemu, ngobrol, kami dengar," ujar Fachmi seperti dilansir Bisnis, akhir pekan lalu.

Dalam pertemuan tersebut BPJS Kesehatan dan Ping An saling bertukar pendapat, khususnya mengenai kondisi asuransi sosial di Indonesia. Dari berbagai hal, menurut Fachmi, evaluasi sistem teknologi informasi BPJS Kesehatan turut menjadi pembahasan.

"[Dalam pertemuan tersebut membahas] apa yang memang kami sudah punya, apa yang belum kami punya. Kalau pun belum kami punya sebetulnya apakah perlu [dipenuhi melalui kerja sama/bantuan] dengan Ping An atau enggak, itu saja," ujar dia.

Meskipun begitu, dia menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan tertentu dari pertemuan tersebut karena hanya berupa jamuan. 

Sebelumnya, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda menjelaskan bahwa pihaknya tengah memproses tawaran dari Ping An. Namun, Wahyuddin tidak menjelaskan proses tersebut seperti bagaimana dan kini berada dalam tahap apa.

"[Tawaran] itu dalam proses, kami proses. Tawaran itu kan [disampaikan dengan] baik, masa kami tiba-tiba menolak. Nanti tunggu saja [perkembangannya]," ujar Wahyuddin pada Kamis (10/10/2019).

Tawaran tersebut pertama kali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman periode yang lalu, Luhut Binsar Pandjaitan, 23 Agustus 2019. Saat itu, Luhut menggelar bertemu dengan Fachmi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta.

Menurut Luhut, dalam rapat tersebut dia menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo agar BPJS Kesehatan melakukan perbaikan sistem. Setelah itu, dia pun menyampaikan kepada Fachmi bahwa Ping An menawarkan bantuan evaluasi sistem TI BPJS Kesehatan.

"Jadi kemarin itu Ping An menawarkan, mungkin mereka membantu evaluasi sistem TI-nya, tetapi Direktur Utama BPJS juga melihat memang ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki." ujar Luhut.