Lulus dari kuliah, Kaesang pun kini bisa dengan leluasa mengurusi bisnis-bisnisnya.

Kaesang Pangarep akhirnya menyelesaikan kuliahnya di Singapore University of Social Science (SUSS). Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu pun resmi di wisuda.

Pria kelahiran 25 Desember 1994 itu pun mengunggah momen wisudanya di akun Twitternya, @kaesangp. Dia menguggah video saat dipanggil maju oleh Rektor SUSS.

Lulus dari kuliah, Kaesang pun kini bisa dengan leluasa mengurusi bisnis-bisnisnya. Tak hanya itu, dia juga baru mendapat warisan untuk mengurusi bisnis kakaknya, Gibran Rakabuming Raka.

Lalu apa saja bisnis yang digeluti Kaesang? Ini daftarnya:

Sang Pisang
Ini menjadi bisnis yang paling besar milik Kaesang yang kini sudah tersebar di 25 kota dengan lebih dari 73 outlet.

Diluncurkan pada November 2017, kuliner berbahan baku pisang ini dibangun Kaesang bersama Ansari Kadir. Hingga saat ini, karyawan Sang Pisang telah berjumlah lebih dari 1.500 orang.

Ternakopi
Bisnis minuman olahan kopi ini dijalankan bersama dengan Gibran.

Madhang
Kaesang juga meluncurkan aplikasi Madhang yang menjembatani ibu-ibu yang jago masak dengan pembeli. Aplikasi ini membantu banyak ibu rumah tangga untuk mandiri secara finansial.

Siapmas
Masih di bidang kuliner, Kaesang juga membentuk brand Siapmas. Siap Mas menghadirkan produk minuman dan makanan ringan seperti keripik dengan nama Ngedrink dan Kemripik di berbagai minimarket.

Mangkokku
Bisnis kuliner ini dijalankan bersama dengan Chef Arnold Poernomo dan Sang Kakak, Gibran Rakabuming dengan nama Mangkokku. Ketiganya membuka restoran Mangkok Ku yang belokasi di Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat.

Hompimpa Games
Kaesang juga mmeiliki bisnis hiburan yang menjual berbagai macam produk board game dengan merk Hompimpa Games. Board game yang dihadirkan Kaesang membawa pesan toleransi dan nilai-nilai budaya Indonesia dengan jenis-jenis permainan tradisional Indonesia.

Sang Javas
Selanjutnya ada Sang Javas, merk clothing line dengan gambar kecebong. Gambar Kecebong dalam desain kaosnya menarik perhatian netizen saat kaos ini pertama kali diluncurkan.

Menurut Kaesang, gambar kecebong layaknya potongan komik pada bagian depan kaus terinspirasi dari perilaku masyarakat di media sosial. Di Indonesia, Cebong sendiri merupakan panggilan untuk pendukung berat Jokowi saat pemilihan presiden beberapa waktu lalu.

Saat ini, Sang Javas bekerja sama dengan perusahaan percetakan komik sedang fokus memproduksi komik berdasarkan karakter-karakter yang ada, seperti kecebong Keceboy, Gatot Kece, dan lainnya.

Tak hanya itu, Kaesang juga baru diberikan warisan untuk mengurusi bisnis kakaknya. Apa saja bisnis Gibran?

Baca Juga:  Terjun ke Politik, Ini Deretan Bisnis Gibran yang Dilimpahkan ke Kaesang

Gibran memulai bisnis pada Desember 2010 dengan usaha katering Chili Pari. Bisnisnya pun berkembang, tak heran ia dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.

Gibran juga mendirikan House of Knowledge untuk melatih karyawan-karyawan lepas katering Chilli Pari, khususnya dalam berbahasa Inggris.

Setelah itu, ia bersama Kaesang membuka bisnis baru yakni Markobar. Markobar merupakan kafe yang menyediakan menu berbagai macam jenis martabak. Kini, Markobar ada di beberapa kota di Tanah Air.

Gibran juga punya bisnis lain di bidang reparasi khususnya untuk produk kenamaan Apple. Bisnis ini ia beri nama Icolor dengan konsep jemput bola ke pelanggan.

Selanjutnya, Gibran juga turut meramaikan pasar e-commerce dengan menjual jas hujan bermerek Tugas Negara Bos. Jas hujan ini dijual hanya secara online lewat sejumlah aplikasi belanja online.

Selain katering, martabak, merchandise, restoran hingga keripik, pria kelahiran 1 Oktober 1987 ini juga punya startup kuliner bernama Goola. Goola punya produk minuman tradisional khas Indonesia seperti es doger yang dikemas lebih modern.

Baru-baru ini startup tersebut mendapat suntikan modal senilai US$ 5 juta atau setara Rp 71 miliar dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures. Dengan suntikan modal dari Alpha JWC Ventures, Gibran bakal merealisasikan target menjadi market leader di Indonesia dengan gerai di kota-kota besar dan kecil, serta memulai ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara tahun depan.   

Selain bisnis-bisnis itu, Kaesang juga aktif ngevlog. Dia memiliki channel YouTube yang diberi nama Kaesang.

Channel YouTube ini sudah memiliki 648 ribu lebih subscriber. Channel Kaesang menempati peringkat 642 di Indonesia.

Dari Socialblade, diketahui, Kaesang mampu meraup penghasilan dari YouTube sekitar US$1.400 atau sekitar Rp19,8 juta per bulannya. Dalam setahun, diperkirakan, Kaesang meraup US$16.500 atau sekitar Rp233,6 juta.