Sandiaga disebut-sebut bakal menempati kementerian yang mengurusi investasi. Hal ini menyusul kabar Presiden Jokowi bakal membentuk Kementerian Investasi pada periode keduanya ini

Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), perusahaan investasi milik Sandiaga Salahuddin Uno tiba-tiba melambung. Kenaikan ini disebut-sebut dipicu adanya kabar Sandiaga bakal masuk dalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sandiaga disebut-sebut bakal menempati kementerian yang mengurusi investasi. Hal ini menyusul kabar Presiden Jokowi bakal membentuk Kementerian Investasi pada periode keduanya ini.

Dilansir dari Yahoo Finance, pada sesi I, Selasa (8/10/2019), saham SRTG naik 0,28% di level Rp 3.630/saham dengan nilai transaksi Rp 12,78 juta dan volume perdagangan relatif rendah 3.500 saham. Namun asing justru mencatatkan net sell (jual bersih) hari ini Rp 5,44 juta dan year to date asing keluar Rp 196 miliar di semua pasar, sejak awal tahun.

Baca Juga:  Usai Pilpres, Perusahaan Milik Sandiaga Uno Raup Untung Rp3,1 Triliun

Sandiaga sudah mengomentari soal kabar dirinya masuk kabinet Jokowi. "Saya baru lihat berita, tapi saya sendiri belum sempat berkoordinasi dengan Pak Prabowo. Jadi itu, menurut saya belum sesuatu hal yang terkonfirmasi," kata Sandi di Magelang, Minggu (6/10).

Menurut Sandi, membangun negara tak harus berada di dalam lingkaran pemerintahan. Namun juga bisa dilakukan dari luar pemerintahan. "Menurut saya, saya selalu sampaikan kita harus mampu untuk sama-sama membangun negeri kita dan sebagai peserta pemilu yang belum terpilih kemarin. Pandangan saya bahwa kita harus bisa juga ikut membangun negara tapi dari luar pemerintahan," ujar Sandi.

Baca Juga:  PT Saratoga Tebar Dividen, Sandiaga Uno Kecipratan Rp64 Miliar

SRTG ini adalah perusahaan investasi pertanian, perkebunan, telekomunikasi, perdagangan, industri, sumber daya alam, energi, konstruksi, transportasi, kendaraan, jasa keuangan, barang konsumsi, jasa pendukung telekomunikasi, dan jasa. Tercatat, EPS:2337; PER:1,55x; PBVR: 0,53x; ROE: 34,11%.

Sepanjang semester I 2019 SRTG mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp3,1 triliun. Laba ini diraih Saratoga berkat pendapatan investasi sebesar Rp 2 triliun.

Hingga akhir semester I 2019, perusahaan dengan emiten SRTG itu mencatat pendapatan dividen Rp1,605 triliun. Angka ini tumbuh sekitar Rp630,8 miliar secara year on year. Tahun lalu, perusahaan mencatat kerugian sebesar Rp1,58 triliun.