Menghilangnya Pepsi ini tak hanya terjadi di gerai minimarket Indomaret, Alfamart, dan Circle K. Toko-toko kelontong yang cukup besar pun demikian.

Ada yang janggal dari deretan minuman ringan yang dijual di etalase gerai minimarket. Tidak ada lagi minuman bersoda bermerek Pepsi.

Setidaknya hal ini terlihat di sejumlah gerai minimarket di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di Indomaret, sudah tidak dijual lagi minuman Pepsi baik dalam bentuk kalengan maupun botol plastik. “Produk Pepsi datangnya jarang dan kalau datang juga barangnya sedikit. Udah lama sih enggak ada,” kata seorang pramuniaga di kawasan Kelapa Gading.

Tak hanya di Indomaret, Pepsi juga menghilang di Alfamart dan Circle K. Bahkan sudah tiga bulan Pepsi tidak dujual di gerai-gerai minimarket tersebut.

Menghilangnya Pepsi ini tak hanya terjadi di gerai minimarket Indomaret, Alfamart, dan Circle K. Toko-toko kelontong yang cukup besar pun sudah tidak menjual minuman bersoda tersebut. Minuman ringan seperti Coca Cola, Sprite, Fanta dan Fanta Orange, 7Up, Root Beer, dan sebagainya, masih mudah ditemui mulai dari toko kelontong sampai dengan convenience store.

Sebelumnya, beberapa hari terakhir publik mendapat informasi bahwa minuman soda dengan merek Pepsi telah hilang dari peredaran. Hilangnya Pepsi dari peredaran di pasar tersebut belum diketahui duduk perkaranya.

Ada apa dengan Pepsi, apakah hengkang dari Indonesia?

Direktur Wilayah III Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Aries Indanarto memastikan pihaknya belum menerima pemberitahuan keluarnya merek minuman asal Amerika Serikat, Pepsi, dari Indonesia.

Aries mengatakan sampai saat ini BKPM belum menerima adanya permohonan pencabutan atau penutupan perusahaan yang menaungi Pepsi.

“Sepanjang perusahaan belum ada permohonan dimaksud, kami belum dapat menyatakan perusahaan tersebut hengkang dari Indonesia,” kata Aries dalam keterangannya kepada Tempo.