Jika dulu mereka menduduki gedung DPR sebagai mahasiswa, kekinian mereka menduduki gedung tersebut sebagai anggota dewan.

Sebuah spanduk dibentangkan mahasiswa yang menentang pengesahan sejumlah RUU kontroversial, Selasa (/9). Spanduk itu bertuliskan, 'Dicari aktivis 98'.

Ya, para mahasiswa itu mempertanyakan kemana para aktivis 1998. Saat itu gerakan reformasi yang mereka usung berhasil menjatuhkan Presiden ke-2 RI Soeharto yang sudah berkuasa selama 30 tahun.

Aksi massa ini mulai terjadi sejak Soeharto menyatakan bersedia dipilih kembali sebagai presiden usai Partai Golkar yang berkuasa, memenangkan Pemilu 1997.

Rentetan kerusuhan yang terjadi selama Mei 1998 di sejumlah wilayah di Indonesia akhirnya berujung pada mundurnya Soeharto pada 21 Mei 1998.

Gerakan tersebut memunculkan sejumlah nama aktivis yang sekarang beberapa di antaranya telah duduk menjadi wakil rakyat di DPR.

Jika dulu mereka menduduki gedung DPR sebagai mahasiswa, kekinian mereka menduduki gedung tersebut sebagai anggota dewan.

Nah, di jagat media sosial, akun jejaring sosial Twitter @dianakimaulana mengunggah foto-foto mantan aktivis 1998 yang kini menjadi anggota DPR.     

"Aku yang dulu bukanlah yang sekarang," tulis akun @dianakimaulana mengomentari perbandingan tersebut.

Begini perbedaan aktivis 98 dulu dan sekarang:

1. Fahri Hamzah

2. Budiman Sudjatmiko

3. Fadli Zon

4. Adian Napitupulu