Sentimen kejutan akhirnya berimbas pada sejumlah saham terkmuka di bursa Wall Street. Ancaman pelengseran yang sedang dihadapi Presiden AS Donald Trump kini harus dibayar mahal oleh sejumlah saham dengan terpangkas sangat tajam.  Investor dalam menjalani sesi perdagangan pekan ini terlihat sulit lepas dari  sentimen kejutan yang  datang dari Washington.

Adalah pimpinan parlemen AS yang dikendalikan oleh partai oposisi Demokrat  yang menggelar proses impeachment alias pemecatan terhadap Presiden AS Donald Trump.  Trump diduga melakukan penyalahgunaan kekuasaan dengan meminta pemimpin Ukraina untuk melakukan penyelidikan atas bisnis yang dioperasikan oleh keluarga Joe Biden, seorang mantan wakil presiden AS yang kini menjadi salah satu kandidat dari partai demokrat  dan rival serius bagi Trump  dalam pemilihan presiden AS tahun depan.

Sentimen kejutan tersebut akhirnya langsung disambut panik oleh investor dengan melakukan tekanan jual cukup intens. Proses impeachment  merupakan proses yang serius dan sangat mungkin akan memantik  gerak koreksi massif dan tajam di bursa Wall Street sebagaimana terjadi saat Presiden Bill Clinton terancam oleh proses yang sama beberapa tahun lalu.

Berikut adalah sejumlah saham terkemuka yang harus terpangkas ekstrim dalam sesi perdagangan Selasa (24/9) yang ditutup beberapa jam lalu itu:

Marathon Oil Corp rontok 6,72% di $12,22

Halliburton Co ambruk 5,43% di $19,49

Cimarex Energy anjlok 5,14% di $48,18

Tesla Inc ambruk 7,47% di $223,21

Baidu Inc ambrol 4,65% di $97,61

Netflix Inc rontok  4,26% di $254,59

Goldman Sachs Group runtuh 2,67% di $207,75

Intel Corp turun 2,1% di $49,82, serta

Caterpillar Inc ambles 1,89% di $125,99.