Awkarin bersama tim logistik memberikan bantuan kepada para mahasiswa yang melakukan demonstrasi di Gedung DPR

Melakukan aksi penolakan terhadap RUU KUHP dan sejumlah UU yang kontroversial tak hanya dilakukan dengan menggeruduk kantor DPR. Tapi aksi ini juga bisa dilakukan dengan cara lain.

Seperti yang dilakukan selebgram Karin Novilda atau Awkarin. Dia bersama tim logistik memberikan bantuan kepada para mahasiswa yang melakukan demonstrasi di Gedung DPR dengan cara memasok 3.000 nasi kotak untuk pengunjuk rasa.

"Perjuangan banget mau nganterin 3.000 nasi kotak buat kakak-kakak yang lagi demo. Hari ini sepertinya semua kerjaanku harus di-postpone demi mengantarkan makanan untuk mereka yang sudah hebat dan lelah seharian di jalan. Doakan kami," tulis Awkarin dalam akun Twitternya, @awkarin.

Pada video lainnya, terlihat 3.000 nasi kotak yang dibawa Awkarin lewat truk boks diturunkan.

Sejumlah anggota tim logistik dan mahasiswa terlihat membawa paketan-paketan nasi boks pada kantong-kantong plastik merah.

"Bersama tim logistik dari salah satu aktivis kenalan di Twitter," tulis Awkarin.

Awkarin yang mengenakan pakaian serba hitam terlihat menenteng paketan nasi boks dalam kantung plastik.

Namun, karena situasi dan kondisi yang padat akibat membeludaknya para mahasiswa, satu-satunya akses jalan adalah dengan menyusuri Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

"Perjuangan nyeberang benar-benar luar biasa. Ini salah satu akses kami jalan," kata Awkarin dalam video tersebut.

Gelombang aksi mahasiswa terjadi di sejumlah kota. Mereka menolak revisi sejumlah undang-undang yang dinilai kontroversial.

Selain itu, mereka juga mengusung empat agenda restorasi yang harus dilakukan untuk menuntaskan reformasi. Empat agenda itu adalah restorasi pemberantasan korupsi; restorasi pemenuhan hak atas demokrasi, HAM, dan berpendapat; restorasi upaya perlindungan sumber daya alam dan reforma agraria; dan restorasi persatuan kebangsaan. Manik berujar mereka juga akan menyerukan anti diskriminasi terhadap etnis dan perlindungan untuk perempuan.