Ada perempuan-perempuan yang mendobrak kebiasaan mencukur bulu ketiak dengan alasan feminisme.

Akhir-akhir ini sebagian orang memperlihatkan gaya yang berbeda, seperti model Emily Ratajkowski yang memamerkan bulu ketiak dalam sebuah pemotretan. Padahal, model atau aktris perempuan dianggap kurang lazim bila tampil dengan ketiak berbulu.

Bagaimana dengan aktris Chelsea Islan?

"Semua kembali ke individu masing-masing," kata Chelsea menjawab secara normatif, di Jakarta, Kamis (19/9).

Di luar Indonesia, ada perempuan-perempuan yang mendobrak kebiasaan mencukur bulu ketiak dengan alasan feminisme.

"Kalau di luar negeri itu lifestyle untuk menunjukkan bulu ketiak, memang di sana gerakan feminisme, mari terima apa adanya," kata aktris "Ketika Iblis Menjemput".

Dicukur atau tidak dicukur, setiap perempuan punya hak untuk merawat ketiak mereka dengan cara yang berbeda.

"Kita harus menghormati keputusan orang, saling menghargai dan menerima," kata Chelsea yang mengaku berada di pihak netral.

Namun Chelsea setuju bahwa kebersihan diri, termasuk ketiak, adalah hal yang wajib dijaga.

Gadis 24 tahun itu sudah mulai memakai deodoran sejak SMP karena ingin tubuhnya selalu wangi dan bebas dari bau badan. "Bersih itu sangat penting," tutup dia.