Pola teknikal terkini Rupiah memperlihatkan peluang besar bagi Rupiah untuk mengandaskan Dolar AS ke level Rp13.000-an.

Gerak nilai tukar mata uang Rupiah dalam beberapa hari sesi perdagangan terakhir terlihat  cukup mengesankan. Dengan mampu membukukan penguatan beruntun dalam beberapa hari terakhir, namun harus kembali melemah di sesi perdagangan kemarin, secara keseluruhan pola teknikal Rupiah masih positif.

Terkini, pada sesi perdagangan kemarin, Selasa (10/9), Rupiah tercatat ditutup di kisaran Rp14.045 per Dolar AS setelah terkoreksi terbatas 0,13%.  Pantauan menunjukkan, gerak menguat Rupiah yang telah berlangsung konsisten dan beruntun dalam hampir sepekan sesi perdagangan sebelumnya.

Gerak koreksi melemah yang yang terjadi di sesi perdagangan kemarin sesungguhnya sangat lumrah dalam tinjauan teknikal. Namun secara keseluruhan, pola teknikal kini semakin  memperlihatkan prospek cerah bagi Rupiah untuk terus mengandaskan Dolar AS menembus level psikologisnya di kisaran Rp13.000-an per Dolar AS.

Grafik harian terkini berikut menunjukkan pola teknikal terkini Rupiah yang prospektif:

Dengan jelas pola teknikal di atas memperlihatkan telah mulai terbentuknya tren penguatan jangka menengah sejak sesi perdagangan kemarin. Indikator garis MA-Signal yang kini telah menembus ke bawah batas teknikal psikologisnya adalah pertanda kuat dimulainya tren penguatan bagi Rupiah. Pada sisi lainnya, jarak yang terentang antara indikator MA-Signal dengan titip P-Sar yang masih cukup renggang mengindikasikan cukup solidnya tren penguatan yang telah terbentuk.

Penguatan Rupiah dengan demikian sangat mungkin untuk berlanjut di beberapa waktu ke depan, dan oleh karenanya sangat prospektif untuk segrra mengandaskan Dolar AS ke level Rp13.000-an.