Pantauan terkini menunjukkan, harga emas yang masih mampu bertahan di sekitaran $1.500-an per Ounce.

Kinerja harga emas dunia tercatat masih mampu untuk terus bertahan di sekitaran  level psikologis pentingnya di $1.500-an per Ounce. Pantauan terkini di sesi perdagangan pagi ini di Asia, Rabu (11/9) menunjukkan, logam bersinar kuning itu yang  diperdagangkan di kisaran $1.517,2 per Ounce.

Pola gerak harga emas ini secara keseluruhan masih mencerminkan sikap ragu investor terhadap optimisme perundingan dagang AS-China untuk meraih kesepakatan dagang pada awal Oktober depan. Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sejumlah kabar yang beredar menyebutkan bahwa pihak China yang terlihat mulai luluh dengan menawarkan pada Washington untuk membeli sejumlah besar produk pertanian AS.

Tawaran tersebut sebagai imbalan atas permintaan dilonggarkannya sanksi atas Huawei dan penundaan penaikkan tarif masuk atas produk China di AS. Sementara pada bagian lainnya disebutkan, pihak perunding AS yang telah menekankan bahwa Beijing dan Washington telah sepakat tentang konsep kesepakatan yang mungkin akan dicapai dalam perundingan awal bulan depan.

Sentimen optimisme dagang tersebut memang telah mampu menghantarkan bursa saham berbalik ke zona positif, namun pada pasar komoditas Emas, terlihat berpengaruh dalam taraf terbatas. Hal ini terlihat dari pola gerak harga emas yang hingga kini masih bertahan di sekitaran level psikologisnya  di $1.500-an per Ounce.

Sementara dalam tinjauan teknikal terkini menunjukkan, tren penguatan jangka menengah harga emas yang masih solid hingga kini, dan oleh karenanya peluang untuk menguat lebih lanjut masih terbuka.  Grafik terkini berikut menunjukkan situasi teknikal terkini harga emas yang masih cukup positif: