Menurutnya, membantu melayani jemaah haji, terutama yang lansia dan risti memberikan kepuasan tersendiri

Sukses penyelenggaraan haji 1440H juga tidak lepas dari layanan perlindungan jemaah yang dilakukan polisi di embarkasi haji. Salah satunya yang dilakukan tim Polrestabes Surabaya di Asrama Haji Sukolilo.

Berseragam cokelat dilengkapi rompi, mereka ikut bekerja siang hingga larut malam, mengatur keberangkatan dan kepulangan jemaah haji.  Tim ini terdiri dari empat polwan (polisi wanita), dan empat polki (polisi laki-laki). Mereka bergantian dalam tugas pengamanan dan pelayanan jemaah.

Bripda Novrida misalnya, bertugas melayani jamaah haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sejak tahun lalu. Ini merupakan tahun kedua dirinya ikut melayani jemaah haji.

Wanita muda asli Surabaya yang berdinas di kepolisian lima tahun lalu ini mengaku senang terlibat dalam pengamanan keberangkatan jemaah haji menuju Saudi hingga pemulangan ke Indonesia.

Polwan Polrestabes Surabaya saat melayani kedatangan Jamaah haji di Asrama Sukolilo 

"Tahun ini, saya bertugas mulai keberangkatan hingga pemulangan haji. Tahun lalu hanya keberangkatan saja. Senang bisa bertugas melayani jamaah, bahkan sangat senang, bisa membantu para jamaah, ada rasa terharu melihat semangat jamaah haji sampai kembali ketanah air dengan sehat dan selamat," tutur Bripda Novrida usai melayani jemaah haji kloter 68 yang tiba di asrama haji, Selasa , pukul 01.30 WIB.

Dinginnya udara malam tidak jadi penghalang baginya untuk bertugas. Mereka selalu siaga menunggu kedatangan jemaah haji Indonesia.

Rasa kantuk, dan lelah tak tampak diraut wajahnya, matanya lincah menatap dan langkahnya sigap melihat jemaah haji yang membutuhkan bantuan pertolongannya. Tidak hanya mengamankan, Bripda Novrida juga turut memberikan pertolongan jika ada yang membutuhkan kursi roda bagi jamaah lansia dan risti.

"Senang melihat saat jamaah haji dijemput keluarga, cipika cipiki melihatnya terharu sampai menangis bahagia. dukanya saat bertugas ini tidak ada, Mas," ucapnya.

"Selain mengamankan, membantu juga, bahkan mendorong kursi roda. Alhamdulilah kami dapat kamar di Asrama haji untuk istrahat," tambah Briptu Novrida.

Selain Bripda Novrida, wanita asal Ngawi Briptu Nur Solikah juga merasakan hal yang sama. Baru kali pertama terlibat dalam pengamanan jemaah,  memberi kesan tersendiri baginya. Menurutnya, membantu melayani jemaah haji, terutama  yang lansia dan risti memberikan kepuasan tersendiri.

"Bahagia rasanya, membantu jemaaah haji yang kebanyakan para orangtua dan sudah seperti orangtua sendiri. Ini pengalaman pertama saya," kata Briptu Nur Solikah.

Sampai dini hari ini, sudah 69 kloter dengan 31.050 jemaah yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo. Lelah itu sudah pasti, namun bagi Briptu Nur Solikah, semua lelah tertepis dengan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji, menjadikan amal baik dan tidak menutup kemungkinan tertular bisa naik haji.

"Ini pengalaman pertama saya, dan semoga kelak bisa naik haji," kata Briptu Nur Solikah sembari tersenyum.

Selain dari kepolisian ada juga pengamanan dari Polda, Intel dan Brimob yang bertugas di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Embarkasi/Debarkasi Surabaya akan menerima kedatangan jamaah haji hingga Kloter 85 dengan total sebanyak 38.597 orang. Operasional kepulangan akan berakhir pada 15 September 2019 mendatang.